alexametrics

Tingkatkan Tracing Covid-19, Test Usap Massal Digelar di Tangsel

23 Februari 2021, 15:55:05 WIB

JawaPos.com – Dalam rangka membantu Pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Badan Intelijen Negara menyelenggarakan test usap massal kepada warga di Kantor Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Selasa (23/2).

Dimulai pukul 08.00, warga sekitar termasuk pegawai kantor dinas wali kota dan kecamatan mulai berdatangan menuju lokasi kegiatan dilakukan. Menerapkan standar protokol kesehatan, mereka duduk di bangku yang telah disiapkan sambil menunggu panggilan petugas medical intelligen.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengapresiasi kegiatan yang dilakukan dengan BIN melakukan test usap kepada warga. Berdasarkan data Satgas Covid-19, di Kota Tangerang Selatan terdapat 7.282 kasus konfirmasi, 6.462 kasus dinyatakan sembuh, sementara yang dirawat mencapai 508 orang.

“Tingkat keterisian tempat tidur ICU terpakai sebesar 93 persen dan tempat tidur isolasi sebesar 84 persen. Ada penurunan tentunya,” kata Benyamin.

Sementara itu, Kordinator Lapangan Mobile Laboratorium Covid-19 BIN Kolonel Inf. Budi Santoso mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat penanganan Covid-19 sesuai arahan dari Kepala BIN Jenderal (purn) Budi Gunawan. “Kami menyiapkan 500 alat rapid test antigen dan 25 medical intelligen untuk kegiatan hari ini,” ujar Budi di lokasi.

Budi menjelaskan, langkah tes yang diinisiasi oleh medical inteligen BIN melalui tes usap tersebut tidak akan berarti apabila masyarakat tidak patuh serta menjalankan protokol kesehatan sebagaimana yang dianjurkan oleh pemerintah.

“Kita laksanakan atas kerjasama kami dengan pemerintah daerah maupun Satgas Covid-19 setempat. Hingga kini kami sudah melakukan test hingga 55.000 sampel sejak tahun lalu di berbagai daerah,” lanjutnya.

Mendukung kegiatan ini, kata Budi, pihaknya juga menyiapkan dua unit mobile laboratorium PCR test dan satu unit bus laboratorium untuk mengolah langsung sampel tes usap yang dilakukan kepada warga. Mobile Lab PCR berstandar Biosafety Level 2 (BSL-2) ini memiliki kemampuan ekstraksi dan running sampel hasil test usap dalam waktu 8 sampai 10 jam.

Budi menjelaskan, pertimbangan penunjukkan lokasi rapid test ini merupakan permintaan dari Pemkot Tangerang Selatan. Lokasi ini dianggap rawan penyebaran Covid-19 dibanding tempat lain wilayah lain tersebut. “Apabila diketemukan reaktif, maka kami langsung arahkan untuk Swab PCR yang hasil nanti kami koordinasikan dengan Satgas Covid setempat ,” tuturnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Bintang Pradewo




Close Ads