Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Desember 2022 | 12.35 WIB

Pemkot Minta Mini Zoo Bogor Folrest Hotel Ditutup Sementara

Wali Kota Bogor Bima Arya (kiri) saat meninjau Mini Zoo Bogor Folrest Hotel, Jumat (16/12). Linna Susanti/Antara - Image

Wali Kota Bogor Bima Arya (kiri) saat meninjau Mini Zoo Bogor Folrest Hotel, Jumat (16/12). Linna Susanti/Antara

JawaPos.com–Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meminta operasional kebun binatang Mini Zoo di Bogor Folrest Hotel, Kecamatan Bogor Selatan, ditutup sementara. Sebab, belum memiliki izin dan terungkap dua monyet liar mati dengan penyebab yang belum jelas.

Di samping itu, satwa dilindungi lain seperti buaya dan berang-berang juga ada di dalamnya tanpa perawatan yang baik. Pihak pengelola juga tidak meminta izin dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat.

”Jadi kami minta ditutup sementara, karena izinnya belum ada. Terkait dua monyet yang mati akan diselidiki lebih dalam oleh BKSDA,” kata Bima Arya seperti dilansir dari Antara di Bogor.

Bima Arya bersama Ketua Tim Evakuasi dan Identifikasi BKSDA Jawa Barat Dani Ramdhani mendatangi Mini Zoo di Bogor Folrest Hotel. Mereka meninjau kelayakan seluruh area kebun binatang mini tersebut.

Bima Arya melihat-lihat diduga monyet liar di area Mini Zoo yang seharusnya dilindungi, namun belum berizin. Selain itu, ada juga berang-berang yang ditempatkan di tempat yang kurang layak, serta buaya dengan kondisi yang sama.

Atas situasi tersebut, Bima Arya meminta pengelola hotel dan Mini Zoo berkoordinasi dengan BKSDA untuk memperbaiki kelayakan perawatan satwa, kandang, dan perizinannya.

Bima mengungkapkan, pengawasan perlu ditingkatkan dari pihak Pemerintah Kota Bogor ke depan terhadap pengelolaan Bogor Forest Hotel. Pemerintah Kota Bogor hanya memiliki data perizinan hotel tersebut yang telah beroperasi sejak 2018 tanpa ada kebun binatang mini. Lokasi kebun binatang itu berada di samping bawah area parkiran hotel dengan jalan yang menukik.

”Kondisi tersebut, membuat luput dari pengawasan pemerintah kota. Di sini ada pengelola, kita minta segera berkoordinasi dan memperbaiki semuanya. Kami juga akan meningkatkan pengawasan,” ujar Bima Arya.

Sebelumnya, video dengan deskripsi awal dua bangkai bayi monyet dalam kandang di Bogor Mini Zoo viral di media sosial setelah diunggah dan diunggah ulang berbagai akun pada Kamis (15/12). Mendapat informasi tersebut, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto langsung mendatangi lokasi dan mengkonfirmasi kepada pihak pengelola.

Dari penjelasan pihak pengelola, peristiwa itu terjadi pada 9 Desember. Setiap hari pengelola mengaku melakukan pemeriksaan. Dan pada 10 Desember, pengelola menemukan dua monyet dalam kondisi mati. Pengelola menjelaskan itu bukan bayi monyet melainkan monyet dewasa.

Namun demikian, saat ini Pemerintah Kota Bogor telah meminta agar BKSA memeriksa dan memastikan kondisi yang terjadi hingga monyet tersebut mati.

”Kita tunggu BKSDA memeriksa dulu seluruhnya. Sementara ini kita tutup (Mini Zoo),” ucap Bima Arya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore