alexametrics

Anies: Kepatuhan Warga Terapkan Prokes Sepekan Terakhir Menurun

22 November 2020, 22:54:29 WIB

JawaPos.com – Penerapan protokol kesehatan di Ibu Kota Jakarta berdasarkan pengamatan FKM UI mengalami penurunan. Hasil pengamatan perilaku 3M seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan masih belum mencapai target.

“Berdasarkan pengamatan perilaku 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan) yang dilakukan FKM UI, terdapat stagnansi maupun penurunan persentase kepatuhan masyarakat selama sepekan terakhir untuk seluruh indikator,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam keterangannya, Minggu (22/11).

Anies menjelaskan, pada 21 November 2020, data tingkat kepatuhan masyarakat yang dicatat FKM UI diantaranya memakai masker berada di kisaran angka 65 persen, menjaga jarak berada di kisaran angka 60 persen dan mencuci tangan berada di kisaran angka 30 persen.

“Persentase kepatuhan masyarakat untuk 3M harus mencapai minimal 80 persen untuk dapat mengendalikan potensi penularan Covid-19,” ujar Anies.

Anies menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan terus bekerja sama dengan jajaran Forkopimda dalam upaya penegakan hukum atas protokol kesehatan masyarakat di wilayah Ibu Kota. Jika penggunaan masker dengan meningkat, disiplin menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta ditambah sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, maka angka penularan akan menurun.

“Ini adalah ikhtiar bersama. Masyarakat disiplin 3M, kami di Pemerintah akan terus menggalakan 3T yaitu Testing, Tracing, dan Treatment,” tegas Anies.

Baca juga: DKI Jakarta Kembali Perpanjang PSBB Transisi Hingga 2 Minggu Ke Depan

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi selama 14 hari, terhitung mulai 23 November sampai dengan 6 Desember 2020. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan kasus Covid-19.

Perpanjangan PSBB Masa Transisi ini berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1100 Tahun 2020 yang menegaskan apabila tidak terjadi peningkatan kasus COVID-19 secara signifikan, PSBB Masa Transisi akan diperpanjang secara otomatis selama dua pekan.

“Seperti diketahui bersama, Pemprov DKI Jakarta dapat menerapkan kebijakan rem darurat atau emergency brake policy apabila terjadi kenaikan kasus secara signifikan atau tingkat penularan yang mengkhawatirkan sehingga membahayakan pelayanan sistem kesehatan,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam keterangannya, Minggu (22/11).

“Berdasarkan data-data epidemiologis selama penerapan PSBB Masa Transisi dua pekan terakhir, kondisi wabah COVID-19 DKI Jakarta masih terkendali dan menuju aman. Akan tetapi, kita harus semakin waspada dan semakin disiplin dalam protokol kesehatan,” pungkasnya.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads