alexametrics

1 Desember LRT Jakarta Beroperasi, Tarif Rp 5.000

22 November 2019, 16:55:53 WIB

JawaPos.com – Mulai 1 Desember 2019, Light Rail Transit (LRT) Jakarta akan beroperasi secara komersial. Sebelumnya, selama satu tahun pengguna LRT Jakarta tidak dikenakan tarif, nantinya akan dikenakan tarif sebesar Rp 5.000 per penumpang untuk sekali jalan. Adapun waktu operasionalnya dimulai pukul 05.30 WIB hingga 23.00 WIB setiap harinya. Kereta akan datang setiap 10 menit sekali.

Direktur Utama PT LRT Jakarta Wijanarko mengatakan, pihaknya akan mengenakan tarif sebesar Rp 5.000 per penumpang untuk sekali perjalanan. Penerapan tarif tersebut akan diberlakukan mulai 1 Desember 2019. “Jadi mulai awal Desember, LRT resmi dikomersilkan demgan tarif Rp 5000 sekali perjalanan flat. Dan saya tanya langsung kepada pengguna rencana tarif itu tidak masalah,” kata Wijanarko, Kamis (21/11).

Dikatakan Wijanarko, LRT Jakarta akan beroperasi secara komersial dengan melayani rute Pegangsaan Dua sampai Velodrome yang terdiri dari enam stasiun. Dengan beroperasinya LRT Jakarta secara komersial, maka masa operasi uji publik LRT Jakarta yang telah berlangsung sejak 11 Juni 2019 resmi berakhir. “Mudah-mudahan ini bisa menjadikan kenyamanan kepada masyarakat dan kita juga sudah lengkapi dengan fasilitas parkir sepeda di stasiun kami. Ini juga menunjang untuk kemudahan-kemudahan pengguna LRT Jakarta,” tuturnya.

LRT Jakarta akan diintegrasikan dengan transportasi lain seperti Trans Jakarta untuk memudahkan mobilitas masyarakat. Saat ini pihaknya tengah melakukan komunikasi kerjasama untuk pengembangan integrasi moda transportasi. Dengan beroperasinya LRT Jakarta fase pertama secara komersial, pembangunan fase kedua siap dikebut.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Proyek LRT Jakarta Iwan Takwin mengatakan, pembangunan LRT fase kedua akan dimulai awal tahun depan dan ditargetkan akan selesai tahun 2022 mendatang. “Setelah ini akan dilanjutkan untuk pembangunan LRT Jakarta fase kedua. Insya Allah akan kita mulai di awal tahun depan. Mudah-mudahan bisa tercapai targetnya di 2022 itu bisa kembali kita duduk sama-sama seperti ini untuk memulai perpanjangan pelayanan akses LRT Jakarta ini, ” terangnya.

Iwan menjelaskan, pembangunan fase kedua ini memiliki 2 tahapan. Tahap IIA akan menghubungkan Stasiun LRT Kelapa Gading dengan Jakarta International Stadium (JIS) atau kandang baru klub sepakbola Persija Jakarta. Sedangkan tahap IIB akan menghubungkan Stasiun Velodrom dengan Manggarai.

Untuk pembangunan fase IIA akan memiliki panjang sejauh 8,1 kilometer dengan jarak Kelapa Gading sampai JIS dan Manggarai sampai Velodrome akan memiliki panjang lebih dari 6 kilometer. “Fase IIA panjangnya 8,1 kilometer. IIB untuk Manggarai 6 kilometer sekian lebih,” jelasnya.

Sementara, untuk biaya sendiri, Iwan belum mau bicara banyak karena menurutnya saat ini masih dalam studi kelayakan dan penyusunan basic desain. Namun, total anggaran untuk fase IIA diperkirakan mencapai Rp 7 triliun. “Itu range nya (Rp 7 triliun) fase IIA, tapi belum kita fiks kan karena masih proses basic desainnya. Kalau ngomong ini itu tapi ternyata berubah gimana? Kalau fiks mya nanti itu Desember akhir,” tutupnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Yogi Wahyu Priyono



Close Ads