Pamerkan Pembangunan Trotoar, Anies: Agar Warga Sehat dan Setara

22 September 2022, 11:23:10 WIB

JawaPos.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, bahwa pembangunan trotoar di era kepimpinannya tengah digencarkan. Hal itu dilakukan demi menghadirkan kota yang setara bagi semua orang.

Anies mengatakan, dengan diperlebarnya fasilitas trotoar, warga Jakarta akan nyaman untuk melakukan mobilitas dengan berjalan kaki. Dengan begitu, tidak akan ada kesenjangan strata sosial di jalanan seperti yang dipraktikkan saat ini.

“Ini ditunjukkan untuk membuat kita semua tinggal di kota ini secara lebih sehat dan secara lebih setara. Kalau sudah jalan di trotoar, nggak ada pangkat dan jabatan. Itu setara,” ujarnya saat menyosialisasikan Pergub Nomor 31 tahun 2022 tentang Rancangan Detail Tata Ruang (RDTR), Rabu (21/9).

Orang nomor satu di DKI itu mencontohkan dengan yang terjadi di Kota Tua saat ini. Di sana karena menerapkan kawasan rendah emisi, maka transportasi pribadi dilarang berlalu-lalang di area tersebut. Trotoar diperlebar sehingga semua orang dari status apapun setara di kawasan tersebut.

Selain itu, dengan melakukan mobilitas dengan cara berjalan kaki, mantan Mendikbud itu ingin agar masyarakat bisa melakukan mobilitas secara sehat dengan berjalan kaki atau bersepeda.

“Tapi ada satu aspek yang ingin saya garis bawahi. Adalah kebiasaan untuk melakukan mobilitas secara sehat. Apa mobilitasnya? Jalan kaki dan bersepeda,” imbuhnya.

Anies menjelaskan, saat ini Pemprov DKI Jakarta sedang menggencarkan pembangunan infrastruktur transportasi umum. Dengan begitu, secara otomatis pihaknya juga harus membangun fasilitas trotoar yang memadai.

“Kalau bangun transportasi umum, maka otomatis pasangannya bangun trotoar. Jadi trotoar dan transportasi umum seperti sepatu kanan dan kiri. Ya dua-duanya dibangun bersamaan. Begitu dibangun transportasi umum otomatis bangun trotoar,” jelasnya.

Hingga saat ini, orang yang digadang-gadang menjadi calon presiden itu menerangkan bahwa pihaknya telah membangun 241 kilometer (km) trotoar dan 103 km jalur sepeda. Kota DKI Jakarta juga, sambungnya, harus menjadi kota yang dapat mempersatukan, membangun perasaan kebersamaan, dan kesetaraan. Dengan membangun trotoar dikatakan Anies membuat masyarakat setara.

“Itulah sebabnya mengapa pembangunan ini bukan hanya infrastruktur kelas, tapi di balik pembangunan infrastruktur kelas, ada tujuan sosiologis yang akan dicapai,” katanya.

Lebih lanjut, Anies mengatakan bahwa selama ini yang terekspos media hanyalah trotoar yang dibangun di Sudirman. Padahal, menurutnya, sudah banyak trotoar lainnya yang dibangun di Jakarta.

“Memang yang sering mendapatkan ekspose itu adalah trotoar di Sudirman sehingga kesannya hanya ada di Jalan Sudirman. Padahal Jalan Sudirman itu panjangnya 6 kilometer. Ini 240 kilometer seluruh Jakarta untuk trotoar,” pungkasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Tazkia Royyan Hikmatiar

Saksikan video menarik berikut ini: