alexametrics

Tjahjo Kumolo Singgung Kosongnya Kursi Wagub, Anies Lempar ke Dewan

22 Juni 2019, 16:08:17 WIB

JawaPos.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menghadiri rapat paripurna istimewa di DPRD DKI Jakarta, Sabtu (22/6). Dalam sambutannya, dia sempat menyinggung posisi kursi Wakil Gubernur yang sampai saat ini masih tak bertuan.

“Yang saya hormati saudara Gubernur DKI Jakarta (Anies Baswedan), wakilnya belum ada ya?” ujar Tjahjo diiringi tawa peserta sidang.

Lebih lanjut, Tjahjo berharap proses pemilihan Wagub bisa selesai segera. Semakin cepat dianggapnya lebih baik. Oleh karena itu dia meminta agar DPRD segera mengambil langkan untuk menyelesaikan ini.

“DPRD segera inisiatif untukk melakukan proses pemilihan sehinga Wagub yang akan membantu pak Anies sebagai Gubernur akan bisa jalan dengan cepat,” imbuhnya.

Meski begitu, Kemendagri tidak memasang batas akhir penunjukan Wagub. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada partai pengusung dan DPRD.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Menjawab perkataan Tjahjo, Anies meminta publik untuk menunggu sidang yang digelar oleh DPRD. Sebab untuk nama calon Wagubnya sudah diajukan oleh partai pengusung.

“Kita tunggu dewan melakukan sidang. Namanya sudah di sampaikan beberapa bulan yang lalu, mudah-mudahan mereka segera bersidang,” kata Anies.

Dari dua nama kader PKS yang diajukan yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto , Anies enggan memilih diantara keduanya. Dia memastikan bersedia bekerja dengan siapapun yang dipilih DPRD.

Di sisi lain, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan tak menemukan kendala berarti meski bekerja tanpa wakil. Hanya saja, kesulitan dirasakan dalam aspek pemenuhan undangan acara.

Seperti pagi ini ada agenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak ke Thailand, sesuai protokoler seharusnya Gubernur yang melepasnya. Namun, karena disaat bersama Anies juga harus memimpin upacara HUT DKI Jakarta ke-492 di Monas, maka dua agenda ini ada yang tidak bisa dipenuhi.

Situasi akan berbeda apabila ada wakil, maka pelepasan Presiden bisa dilakukan oleh Wakil Gubernur. “Dari sisi pengelolaan pemerintahan tidak ada masalah. yang terutama menantang itu adalah undangan acara,” pungkas Anies.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan


Close Ads