alexametrics

Kesaksian Penjaga Palang Perlintasan Kereta Sebelum Mobil Ditabrak

"Awalnya mobil itu dari arah Cikarang lewat J
21 Juni 2022, 16:09:45 WIB

JawaPos.com – Penjaga perlintasan liar di Tambun Selatan, Bekasi, Bambang Suherman, 51, menyampaikan kesaksian atas kecelakaan mobil Avanza yang tertabrak kereta api Argo Sindoro. Mobil tersebut diketahui dikendarai oleh pasangan suami istri dan seorang anaknya.

“Awalnya mobil itu dari arah Cikarang lewat Jalan Stadion, mau nyeberang ke Pesona Walet,” kata Bambang kepada wartawan, Selasa (21/6).

Bambang menuturkan, teman-temannya di lokasi yang tengah berjaga telah melarang kendaraan untuk melewati perlintasan sebidang. Sebab, warga sudah melihat ada kereta cepat yang akan melintas.

Namun, mobil terlanjur melintas di jalur rel pertama. Kendaraan kemudian mati mesin saat hendak melewati jalur kedua, tempat kereta tersebut melintas.

“Pas palang ditutup, mesin mobilnya mati, mogok,” imbuhnya.

Warga kemudian meneriaki pengendara agar segera keluar dari mobilnya. Istri dan anaknya sempat menyelamatkan diri turun dari mobil. Tapi, sopir mobil tersebut tetap di mobil, diduga masih berusaha menyalakan mesin mobil.

“Alhamdulillah anak sama ibu turun duluan pas mobilnya mati, tapi korban enggak turun, mungkin masih mau usaha buat nyalain mobil,” pungkas Bambang.

Meski kereta telah melakukan pengereman mendadak, namun kecelakaan tak terhindarkan. Mobil tersebut terseret sejauh 1,5 kilometer dan baru berhenti di dekat Stasiun Tambun. Korban pun dinyatakan meninggal dunia.

Sebelumnya, kecelakaan melibatkan Kereta Api (KA) Argo Sindoro dengan satu unit mobil mini bus. Kecelakaan terjadi akibat mobil melintas di perlintasan liar di antara Stasiun Cikarang-Tambun, Bekasi, Jawa Barat.

“Kereta Api (KA) Argo Sindoro relasi Semarang-Gambir mengalami temperan dengan mobil di perlintasan liar KM 34+4/5 petak jalan Cikarang-Tambun,” kata Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa dalam keterangan tertulis, Selasa (21/6).

Eva mengatakan, PT KAI Daop 1 Jakarta menyesalkan kejadian tersebut. Kejadian temperan mobil dengan KA Argo Sindoro mengakibatkan kerusakan sarana dan prasarana KA, salah satunya motor wessel.

“Selain kerusakan prasarana KA, kejadian tersebut juga menyebabkan perjalanan terhambat, karena terdapat sejumlah KA Jarak Jauh dan KRL yang belum dapat melintas selama proses evakuasi dilakukan,” imbuhnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads