alexametrics

Masjid-Masjid Yang Masih Menggelar Salat Jumat di Jakarta

20 Maret 2020, 14:30:06 WIB

JawaPos.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah mengeluarkan instruksi kepada warga Jakarta agar mengurangi kegiatan berkerumun. Di antaranya mengganti salat berjamaah dengan salat di rumah. Begitu juga Salat Jumat diganti Salat Duhur.

Namun instruksi itu tidak semuanya direspons masyarakat Jakarta. Beberapa masjid di Jakarta masih ada yang menggelar Salat Jumat hari ini (20/3). Pantauan JawaPos.com, kegiatan itu tersebar di Jakarta Utara dan Jakarta Selatan.

Di Masjid Jami Hidayatul Mukhlisin yang berlokasi di Jalan Warakas VI RT 4/RW 13, Tanjung Priok, Jakarta Utara, contohnya. Masjid itu satu-satunya menggelar ibadah salat Jumat di kawasan Warakas, Jakarta Utara.

Ratusan jamaah terlihat khusyuk mendengarkan khotbah. Covid-19 kini tengah menjadi perbincangan global tidak menjadi hal yang risau bagi mereka. Bahkan jamaah kondisi cukup rapat. Saat salat berjamaah barisan para jamaah tetap rapat dan lurus. Bersentuhan bahu dan mata kaki.

Kastoni, seorang jamaah menuturkan bahwa dia dan para jamaah lainnya tetap ingin melaksanakan salat Jumat di masjid. Menurut dia ibadah salat Jumat yang dilaksanakan satu minggu sekali itu adalah kewajiban bagi setiap umat muslim laki-laki.

“Karena salat Jumat kan dilaksanakannya seminggu sekali. Ya kita sebagai kaum muslimin ya harus mengerjakannya,” kata Kastoni ditemui JawaPos.com di lokasi, Jumat (20/3).

Terkait dengan masifnya informasi penyebaran Covid-19, Kastoni meyakini penyakit itu datangnya dari Allah Swt. Dia berharap bangsa ini dilindungi dan dijauhi segala malabahaya.

“Yang memberi penyakit yang memberi kesembuhan adalah Allah, meskipun begitu kita juga tidak boleh takabur tetap harus waspada dan hati-hati,” ucapnya.

Nurdin, jamaah lainnya mengaku ibadah salat Jumat adalah perintah Allah Swt. Kendati demikian, dia mengaku menjaga kesehatannya di tengah isu virus korona. “Pencegahan wabah korona anjuran pemerintah saya lakukan. Begitu juga jaga jarak dan bekerja dari rumah,” kata dia.

Humas Masjid Jami Hidayatul Mukhlisin Sigit Wibowo tidak mempersoalkan imbauan pemerintah. Dia berkeyakinan tidak ada jamaah yang terinfeksi virus korona saat melaksanakan Salat Jumat. “Nggak ada yang terinfeksi (virus korona) di sini. Alhamdulillah,” kata Sigit Wibowo.

Jamaah usai mengikti salat jumat berjamaah Masjid Al Ikhwan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (20/3). (Gunawan Wibisono/JawaPos.com)

Situasi serupa juga terdapat di beberapa masjid yang berlokasi di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Di antaranya Masjid Al Ikhwan.

Putra, salah seorang jamaah mengaku tetap melaksanakan Salat Jumat karena tidak adanya seruan dari Gubernur DKI Jakarta soal peniadaan sementara Salat Jumat maupun salah berjamaah.

Menyoal pandemi covid-19, Putra mengaku tidak takut dengan wabah tersebut dan memilih berserah diri pada Yang Kuasa. “Kalau emang kena Korona ya mau diapain lagi,” kata Putra.

Situasi serupa juga terdapat di Masjid Jami Mardhotilla‎h. Masjid yang berjarak sekira 500 meter dari Masjid Al Ikhwan itu dipenuhi para jamaah.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyepakati penundaan kegiatan keagamaan yang sifatnya berkumpul. Penundaan itu terjadi hingga dua minggu ke depan.

Oleh karena itu, Anies pun mengubah anjuran salat Jumat yang diberikan sebelumnya menjadi peniadaan salat Jumat di masjid selama dua minggu depan. Anies mengatakan hal itu merupakan konsekuensi pencegahan virus Korona.

TIDAK ADA SALAT JUMAT: Jamaah di Masjid Istiqlal Jakarta tidak menggelar salat jumat tapi menggantinya dengan salat duhur. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Tindak lanjut dari imbauan itu, Masjid Istiqlal Jakarta tidak berlangsung Salat Jumat. “Anjuran ini untuk seluruh masjid yang ada di wilayah DKI Jakarta. Memang kabupaten di provinsi lain yang tidak memiliki problem seperti Jakarta,” kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (19/3).

Anies menyampaikan, peta sebaran pasien terinfeksi korona di DKI Jakarta sudah meluas. Peniadaan salat berjamaah di masjid dan larangan kegiatan berkumpul untuk meminimalisasi potensi penyebaran virus korona.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : Muhammad Ridwan, Gunawan Wibisono

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads