alexametrics

Corong Asap Industri Arang Batok di Cilincing Dibongkar

19 September 2019, 13:57:50 WIB

JawaPos.com – Para pemilik industri arang batok di Jalan Inspeksi Cakung Drain, Kelurahan Cilincing, Cilincing, Jakarta Utara membongkar corong asap di lokasi usahanya. Hal ini dilakukan sebagai kesadaran terhadap polusi udara yang ditimbulkan selama proses pembakaran.

Pembongkaran dimulai sejak Pukul 10.30. Sebelum pembongkaran, pelaku usaha sempat bernegosiasi dengan aparat pemerintah. Namun, akhirnya para pemilik melunak, dan memilih patuh terhadap Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019 Tentang Pengendalian Kualitas Udara.

Pemilik industri arang batok, Bahar mengatakan, akan taat pada aturan yang dibuat pemerintah. “Kami selalu patuh apa yang pemerintah berlakukan. Ini mau dibongkar ya kami nurut saja,” kata dia, saat ditemui di Jalan Inspeksi Cakung Drain, Kelurahan Cilincing, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (19/9).

Keputusan itu diambil lantara para pelaku usaha telah diberi alternatif solusi dari usahanya. Yakni berupa program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) yang akan digelar pemkot Jakarta Utara. Dengan begitu, 75 pekerjanya dipastikan tidak akan menjadi pengangguran.

“Ya kalau ditawari usaha lain lewat program pemerintah kami mau saja. Biar pekerja saya bisa mencari makan lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Cilincing Muhamad Alwi menerangkan, penertiban industri arang batok kali ini melibatkan 365 personel, terdiri dari Satpol PP, Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU), Suku Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, hingga TNI-Polri. Keseluruhan personel hanya ditugaskan membantu pemilik yang menertibkan lapaknya.

“Yang ditertibkan hanya corong asap dan bagian depan lapaknya saja. Karena ini yang dianggap menyebabkan asap membumbung tinggi hingga mencemari udara,” tambahnya.

Di tempat sama, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Utara Yusuf Madjid menghimbau agar pemilik arang batok tidak kembali beroperasi pasca pembongkaran. Jika kembali beroperasi maka aparat akan bertindak tegas. Berupa penyitaan terhadap alat pembakaran arang batok. “Hari ini warga bongkar corong asapnya. Tapi kalau kembali membakar arang batok maka akan kita sita alatnya,” kata Yusuf.

Dia pun mengapresiasi pemilik dan warga sekitar yang patuh terhadap Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara. Bahkan saat pembongkaran tidak ada aksi anarkis maupun perlawanan kepada petugas. “Petugas kami hanya bersifat bantuan saat pemilik tidak sanggup membongkar corong asapnya sendiri,” jelasnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads