alexametrics

Anies Targetkan Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E Sebanyak 5 Kali

19 Agustus 2019, 20:19:26 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menggodok rencana digelarnya ajang Formula E di Jakarta pada 2020 mendatang. Bahkan, pemprov menargetkan bisa menjadi tuan rumah balap mobil listrik tersebut setidaknya 5 tahun, dengan sekali gelaran setiap tahun.

“Arab Saudi bisa (jadi tuan rumah) 10 kali. Kita mungkin nggak 10 tapi 5 kali targetnya,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di DPRD DKI Jakarta, Senin (19/8).

Anies menjelaskan, dengan menjadi tuan rumah 5 kali, investasi yang dikeluarkan untuk ajang ini bisa lebih bermanfaat. Berbeda apabila balapan hanya dilakukan sekali,uang yang digelontorkan tidak terlalu membawa dampak kepada sejumlah sektor bisnis.

“Kalau kita hanya menyelenggarakan satu kali maka semua investasi yang kita lakukan satu tahun selesai. Kalau kita bisa menyelenggarakan berkali-kali maka investasi kita bisa digunakan berkali-kali,” terangnya.

Di sisi lain, Anies menyakini Formula E bisa menggerakan sektor perekonomian di DKI Jakarta. Seperti halnya saat menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Uang besar yang digelontorkan bisa membawa dampak positif bagi kondisi Jakarta.

“Ini akan menggerakkan perekonomian pelaku industri pariwisata. Kemudian komponennya banyak dari mulai perhotelan, kuliner, sampai side event, bisa banyak sekali,” pungkasnya.

Sebelumnya, Anies melalui laman facebook resminya memberikan kabar baik bagi Indonesia. Dia menyampaikan Jakarta akan menjadi tuan rumah balap mobil bergengsi kelas dunia, Formula E.

“Sebuah proses negosiasi dan persuasi yang panjang itu telah menemukan sebuah akhir yang indah. Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E di pertengahan tahun 2020,” ujar Anies, Minggu (15/7).

Hal tersebut dipastikan Anies selepas menghadiri World Cities Summit di Medellin, Kolombia, langsung terbang ke New York, Amerika Serikat, untuk menuntaskan negosiasi dengan lembaga pengelola Formula E. Di situ didapati penilaian bahwa Jakarta lebih dari layak menjadi salah satu tuan rumah balap mobil kelas dunia tersebut.

Pemprov sudah mengajukan anggaran GBP 20,79 juta atau setara Rp 360 miliar sebagai commitment fee. Anggaran ini sudah disetujui oleh DPRD DKI Jakarta dalam APBD Perubahan 2019. Adapun GBP 22 juta atau setara Rp 378,4 miliar yang diajukan untuk biaya penyelenggaraan pada 2020. Sedangkan EUR 35 juta atau setara Rp 556,2 miliar untuk asuransi, dan Rp 600 juta sebagai biaya promosi.

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) juga mengajukan dana berupa Penyertaan Modal Daerah (PMD) untuk pembangunan infrastruktur Formula E sebesar Rp 305,2 miliar. Total biaya yang dihabiskan untuk Formula E di Jakarta mencapai Rp 1,6 triliun.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads