alexametrics

12 Pengunjungnya Positif Narkoba, Pemprov DKI Segel Black Owl

18 Februari 2020, 08:11:47 WIB

JawaPos.com – Restaurant dan Pub Black Owl Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Barat dipastikan tidak akan kembali beroperasi mulai Senin (17/2). Hal itu menyusul pencabutan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) PT Murino Berkarya Indonesia selaku pemilik usaha.

Keputusan tersebut diambil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pasca adanya razia yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya dan belasan pengunjungnya dinyatakan positif narkoba. Tempat hiburan malam iti rencananya akan segera dilakukan penyegelan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta, Benni Aguscandra mengatakan, pencabutan TDUP tertuang dalam Surat Keputusan dengan Nomor 22 Tahun 2020. “Kami mencabut TDUP berdasarkan surat dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta. Saat ini resmi dicabut,” ujar Benni dalam keterangan tertulis, Selasa (18/2).

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia menyampaikan, pencabutan izin dilakukan karena Black Owl melanggar pasal 54 Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata. Pelanggaran yang dimaksud berupa ditemukannya sejumlah pengunjung yang positif narkoba.

Sehingga manajemen Black Owl dianggap telah lalai. “Peristiwa tersebut sudah dilakukan peninjauan dan penggalian informasi kepada pelaku usaha atas kegiatan pemberantasan narkotika oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya,” tambah Cucu.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali melakukan sidak di tempat hiburan malam di Jakarta. Kali ini, razia menyasar Black Owl Pantai Indah Kapuk (PIK). Lagi-lagi ditemukan belasan pengunjung yang positif menggunakan narkoba jenis sabu.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, di Black Owl ini diduga kerap terjadi peredaran narkoba. “Sebanyak 12 pengunjung itu positif menggunakan narkobasa amfetamin dan metamfetamin,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Sabtu (15/2).

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads