alexametrics

Dapat Sertifikat BPK, Kapolri Ingin Polisi Miliki Kemampuan Auditor

18 Januari 2022, 17:26:48 WIB

JawaPos.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menggelar audiensi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (18/1). Pada kegiatan itu, BPK juga menyerahkan Sertifikasi profesi Certified State Finance Auditor (CSFA) kepada Kapolri.

Sigit menekankan soal pentingnya sertifikat CSFA untuk para perwira menengah dan perwira pertama di Polri. Menurutnya, anggota kepolisian saat ini membutuhkan kemampuan untuk melakukan audit dalam menangani suatu perkara yang menyangkut permasalahan kerugian negara maupun kerugian daerah.

Oleh karena itu, Sigit menginginkan adanya kegiatan supervisi antara Polri dan BPK dengan menggelar pelatihan untuk meningkatkan kemampuan auditor dari personel kepolisian. “Pada prinsipnya anggota kami diberikan kemampuan sebagai auditor, maka kami kemudian nanti menjadi paham dan kami membutuhkan itu saat ada supervisi,” kata Sigit dalam keterangan persnya.

Untuk itu, Sigit meminta BPK untuk menggelar pelatihan terkait kemampuan audit kepada para personel Polri. Sigit ingin agar seluruh jajaran Korps Bhayangkara bisa mengidentifikasi sejak dini dalam proses penegakan hukum. “Penting sekali memahami bagaimana cara kita bisa mengaudit, dengan begitu kita bisa memberikan warning,” ujar Sigit.

CSFA merupakan sertifikat profesi bagi para pemeriksa keuangan negara. Para profesional pemeriksa keuangan negara memang mendapat sertifikat profesi pemeriksa keuangan negara. “Kedatangan kami kesini ingin menyerahkan sertifikat CSFA kepada Bapak Kapolri,” kata Wakil Ketua BPK Agus Joko Pramono.

Agus menuturkan, tujuan dari sertifikasi profesi CSFA untuk menjaga dan meningkatkan kompetensi seorang pemeriksa keuangan negara. Serta menjadi persyaratan untuk menandatangani Laporan hasil Pemeriksaan (LHP) keuangan negara, meliputi pemeriksaan Laporan Keuangan (LK), pemeriksaan kinerja, dan Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu (PDTT).

Ketua Institut Pemeriksa Keuangan Negara (IPKN) Bahrullah Akbar mengatakan, sertifikat CSFA ini adalah tindak lanjut UU ASN agar pemeriksa keuangan negara memiliki sertifikat. “Terkait dengan pemeriksaan keuangan negara, terutama APH, KPK harus ada penyamaan persepsi dengan BPK. Ke depan diharapkan kita punya persamaan persepsi bagaimana BPK melakukan pemeriksaan khususnya Irwasum terkait dengan audit,” tutur Bahrullah.

Editor : Dhimas Ginanjar

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads