alexametrics

Cara Polisi Selesaikan Konflik Wali Kota Tangerang dengan Yasona Laoly

17 Juli 2019, 21:45:35 WIB

JawaPos.com – Konflik antara Wali Kota Tangerang, Arief R Wismamsyah dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly berbuntut panjang. Setelah kubu Kemenkumham mebuat laporan polisi, kini pihak Pemkot Tangerang membuat laporan balik ke Polres Metro Tangerang Kota.

Laporan pihak Kemenkumham dimasukan ke Polres Metro Tangerang pada Selasa (16/7) oleh Kabiro Humas Kemenkumham Bambang Wiyono. Sementara itu, pelaporam pihak Pemkot dikabarkan dimasukkan pada hari yang sama. Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Abdul Karim menyatakan akan bersikap profesional terhadap dua laporan ini. “Kita profesional dan proporsional,” ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (17/7).

Karim menuturkan, polri akan bersikap adil kepada kedua belah pihak. Sekalipun keduanya pejabat publik. Hukum akan ditegakkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Pada prinsipnya Polri sebagai pelayan masyarakat menerima semua laporan (dari) siapapun itu,” jelasnya.

Sementara itu saat disinggung adanya kemungkinan mediasi dalam perkara ini, Karim menyampaikan itu di luar kewenangannya. Dia hanya bisa menjalankan tugaskan terhadap laporan polisi ini sesuai aturan hukum.

Di sisi lain, JawaPos.com sudah berusaha menghubungi Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melalui sambungan telepon maupun pesan pendek. Namun sampai berita ini diterbitkan, belum ada respon dari yang bersangkutan.

Akan tetapi, dalam keterangannya beberapa waktu lalu, Arief tak mau ambil pusing atas dilaporkannya dirinya ke polisi. Juatru debgan ini menurutnya akan terbukti siapa yang melanggar hukum. “Menurut saya bagus, mungkin nanti pihak kepolisian bisa jelas siapa yang melanggar hukum,” ungkapnya.

Arief juga menyebut telah meminta waktu bertemu dengan Yasonna. Namun, belum bisa direalisasikan, mengingat Yasonna masih ada urusan di luar daerah.

Diketahui, perkara ini bermula ketika kedua pihak yang saling berperkara saling sindir. Yasonna menyebut Pemkot Tangerang tak kunjung menerbitkan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atas lahan Kemenkumham di kota Tangerang. Selain itu dia menyebut pemkot malah akan menggunakan lahan tersebut untuk pertanian.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan

Close Ads