alexametrics

Polrestro Jaksel Temukan Indikasi Pelajar Dimanfaatkan Ikut Demo

16 Oktober 2020, 15:23:17 WIB

JawaPos.com – Polres Metro Jakarta Selatan menemukan adanya indikasi mobilisasi pelajar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk ikut demonstrasi menolak Undang Undang Cipta Kerja. Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Agustinus Agus Rahmanto mengatakan bahwa selain dimanfaatkan, para pelajar juga diiming-iming imbalan.

“Ada indikasi seperti itu, karena ada beberapa kejadian, satu-dua (pelajar) kita tanyakan (mereka mengaku) diajak. Begitu dicari siapa orangnya yang mengajak, sudah tidak ada,” kata Agus.

Polres Metro Jakarta Selatan sendiri telah mengamankan 288 pelajar dalam dua kali proses pengamanan unjuk rasa yang berakhir ricuh pada 8 Oktober dan 13 Oktober 2020. Menurut Agus, para pelajar tersebut datang bergerombol setelah mendapat ajakan berunjuk rasa lewat media sosial.

Saat diamankan dan didata petugas, para pelajar mengaku hanya ikut-ikutan dan tidak mengetahui pasti apa yang disuarakan dalam aksi penyampaian pendapat tersebut.

“Ini fakta. Jadi kasihan adik-adik (pelajar) ini, cuma datang rombongan 10-20 orang dan ada yang bawa mereka. Pelajar ini berpikir aman, merasa ada yang bawa, nanti ada yang tanggung jawab, pikirnya seperti itu,” kata Agus.

Beberapa pelajar yang didata memberikan keterangan soal diiming-imingi oleh orang yang tidak dikenal, tetapi tidak mengenal siapa yang akan memberikan imbalan. “Itu kan memanfaatkan juga. Momen-momen ini sebetulnya perlu kita cegah terjadi pada adik-adik (pelajar) kita,” ujar Agus.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Antara




Close Ads