alexametrics

Manjakan Lansia dan Disabilitas, RSUD Tugu Koja Luncurkan E-Ladies

14 Agustus 2019, 22:10:32 WIB

JawaPos.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tugu Koja membuat terobosan baru guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terutama kaum lansia dan disabilitas. Kali ini mereka meluncurkan aplikasi berbasis android bernama E-Ladies.

Direktur RSUD Tugu Koja, Nailah mengatakan, aplikasi ini memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan yang cepat dan optimal bagi pasien lansia dan penyandang disabilitas. Ditunjang dengan adanya petugas yang semakin memprioritaskan pelayanan kesehatan bagi pasien lansia dan disabilitas tersebut.

“Manfaatnya pasien mendapatkan penjelasan dan informasi tepat tentang cara pakai obat, pasien tidak perlu menunggu layanan farmasi, pasien bisa berkonsultasi dan reservasi daftar ulang kunjungan berobat. Sehingga hal ini bisa meningkatkan kualitas hidup dan umur harapan hidup,” kata Nailah, saat ditemui di RSUD Tugu Koja, Jakarta Utara, Selasa (14/8).

Dalam aplikasi tersebut, terdapat empat fitur yang dapat dimanfaatkan pasien lansia dan disabilitas. Yakni Ladies GO, Ladies KO, Ladies MO, dan Ladies ROL. Seluruhnya memiliki fungsi berbeda.

Ladies Go merupakan fitur pengantaran obat ke rumah pasien, dan Ladies KO merupakan layanan konsultasi seperti penyakit, keluhan, pola nutrisi, dan lain sebagainya yang akan dijawab petugas E-Ladies.

“Sedangkan Ladies MO merupakan fitur pengingat minum obat. Pasien akan diingatkan jadwal dan dosis minum obat melui notifikasi handphone. Serta fitur Ladies ROL yakni menu pengingat kunjungan ulang atau pendaftaran online sebelum datang ke RSUD Tugu Koja,” terangnya.

Kehadiran aplikasi ini disambut baik oleh Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman. Dengan ini diharapkan kemudahan pelayanan kesehatan bagi lansia dan penyandang disabilitas bisa ditingkatkan.

Aplikasi ini juga dianggapnya, bisa semakin menyadarkan masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan. Sehingga berdampak terwujudnya kebahagiaan masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Upaya ke depannya kami dari jajaran Pemerintah Kota, Kecamatan, dan Kelurahan akan menyosialisasikan adanya aplikasi ini melalui forum-forum masyarakat. Sehingga apa yang menjadi tujuan diciptakannya aplikasi ini dapat tercapai,” sambungnya.

Yogiana Manurung, 66, merasa mendapat kemudahan dalam berobat dengan bantuan aplikasi ini. Salah satunya dengan fitur Ladies ROL, membuat dia sebagai lansia tak perlu lagi lelah mengantre di loket.

“Saya sangat berterimakasi kepada Pemerintah DKI Jakarta. Selama ini kita berobat ke rumah sakit seperti ini kan harus menunggu antrean lama. Tapi dengan aplikasi ini kita tidak perlu mengantre lagi,” kata Yogiana.

Bahkan, menurutnya aplikasi ini semakin mempermudah dirinya yang tak perlu lagi menunggu antrean pengambilan obat setelah diperiksa oleh dokter. Petugas akan mengantarkan obat ke rumah hanya dengan mengisi alamat lengkap melalui fitur Ladies Go.

“Saya biasanya berobat ke poli penyakit dalam. Di aplikasi sudah ada jadwal praktek dokter juga. Jadi saya piker ini sangat bagus membantu pasien seperti kami,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Khafifah Any menerangkan, aplikasi ini merupakan suatu inovasi untuk mempercepat akses pelayanan kesehatan bagi pasien lansia dan penyandang disabilitas. Diharapkan aplikasi ini dapat dicontoh dan diterapkan di berbagai RSUD lain.

“Kami mendorong adanya inovasi pelayanan kesehatan untuk meningkatkan, mempercepat dan memudahkan pelayanan akses pasien di rumah sakit,” tutupnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan

Close Ads