alexametrics

Jakpro Klaim Sirkuit Formula E di Monas Tak Merusak Cagar Budaya

14 Februari 2020, 17:59:29 WIB

JawaPos.com – PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memastikan pembangunan sirkuit Formula E di Monumen Nasional (Monas) Jakarta tidak akan merusak fungsi cagar budaya. Sebab, pembangunan sirkuit ini sudah diperhitungkan secara matang oleh pihak Federation Internationale de I’Automobile (FIA) selaku pembuat denah lintasan.

Direktur Utama Jakpro Dwi Wahyu Daryoto mengatakan, di Paris, Roma, dan Berlin pun ajang Formula E digelar di sekitar cagar budaya. Sudah dibuktikan bahwa tidak ada kerusakan yang terjadi. Itu pula yang akan diterapkan di Monas.

“Kami tidak akan merusak cagar budaya. Itu komitmen tidak bisa ditawar lagi. Ditegaskan juga oleh surat Komisi Pengarah, kami mematuhi apa yang ada di dalam Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010,” kata Dwi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/2).

Jakpro juga akan menggelar edukasi kepada masyarakat, terutama yang akan menonton langsung Formula E di Monas agar memiliki kesadaran tinggi terhadap lingkungan. Seperti tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak fasilitas umum, hingga tidak menginjak-injak rumput.

Sejumlah petugas nantinya akan diturunkan juga di sekitar lokasi balapan. “Kalau ada satu dua kaki menginjak rumput ya mesti dipahami. Kalau rumput rusak kami perbaiki seperti sedia kala,” imbuh Dwi.

Lebih lanjut, Dwi memastikan Jakpro telah mengantongi izin Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta ihwal penyelenggaraan balap jet darat listrik di Monas. Adanya surat izin tersebut menandakan bahwa sudah ada kajian terkait keamanan cagar budaya selama event berjalan.

“Komisi Pengarah mensyaratkan mengacu ke Undang-undang Nomor 11 tahun 2010 bagaimana kami menjaga lingkungan pada acara (Formula E) itu,” pungkasnya.

Diketahui, sirkuit balapan Formula E akan dibuat di area sekitar Monas. Keputusan ini menyusul adanya persetujuan penggunaan area tersebut dari Komisi Pengarah pengelola kawasan Medan Merdeka.

Rute akan dimulai dari Jalan Medan Merdeka Selatan di depan Balai Kota ke arah Patung Arjuna Wiwaha, kemudian masuk ke dalam Monas melalui pintu barat daya. Di dalam Monas, rute mengarah ke sisi barat dan putar balik kembali ke selatan Monas.

Selanjutnya mengarah ke pintu tenggara Monas yang berada di dekat stasiun Gambir. Kemudian keluar kembali ke Jalan Medan Merdeka Selatan di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Lintasan di Monas ini akan dibuat sepanjang 2.588 meter. Total ada 12 tikungan, dengan rician 8 ke arah kanan, dan 4 ke arah kiri. Dalam simulasi, kecepatan maksimal mobil bisa mencapai 220 km/jam di lokasi sebelum tikungan tujuh.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Sabik Aji Taufan


Close Ads