alexametrics

Diubah untuk Lintasan Formula E, Batu Alam di Monas Akan Diganti Aspal

14 Februari 2020, 19:48:19 WIB

JawaPos.com – Keputusan memakai Monas sebagai lintasan Formula E akan berdampak pada batu alam atau cobble stone yang berada mengelilingi maskot ibu kota. Dengan kontur yang kasar tentu saja tidak bisa digunakan untuk balapan.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Dwi Wahyu Daryoto mengatakan, ada dua opsi yang bisa dilakukan. Pertama yakni batu alam diangkat dan diganti dengan aspal.

“Pilihan kedua adalah melapisi (overlay) cobble stone dengan aspal,” kata Dwi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/2).

Dengan pilihan kedua ini, batu alam tidak perlu dibongkar, hanya sebatas dilapisi aspal. Dan aspal bisa dibongkar lagi ketika balapan selesai digelar.

“Kalau saya pribadi, berharap aspal itu dipermanenkan saja, jangan dikelupas lagi,” ucap Dwi.

Hal itu dianggap lebih baik dibanding bongkar pasang aspal. Pasalnya dengan lantai batu alam juga mengurangi kenyaman kaum disabilitas yang akan berkunjung ke Monas.

Masyarakat pun tak perlu khawatir dengan pengaspalan ini bisa berdampak pada berkurangnya ruang penyerapan air di Monas. Pasalnya, di bawah batu alam pun bukan tanah, melainkan adonan semen. Sehingga tidak akan mengubah fungsi ketika diganti aspal.

“Di bawah cobble stone itu bukan tanah, itu semen,” tegas Dwi.

Jakpro memperkirakan pengaspalan Monas akan berjalan sekitar 2 bulan. Aspal akan digunakan di titik yang diperuntukkan sebagai lintasan, tribun, pit dan paddock.

Diketahui, sirkuit balapan Formula E akan dibuat di area sekitar Monas. Keputusan ini menyusul adanya persetujuan penggunaan area tersebut dari Komisi Pengarah pengelola kawasan Medan Merdeka.

Rute akan dimulai dari Jalan Medan Merdeka Selatan di depan Balaikota ke arah Patung Kuda Arjuna Wiwaha, kemudian masuk ke dalam Monas melalui pintu barat daya. Di dalam Monas, rute mengarah ke sisi barat dan putar balik kembali ke selatan Monas.

Selanjutnya mengarah ke pintu tenggara Monas yang berada di dekat stasiun Gambir. Kemudian keluar kembali ke Jalan Medan Merdeka Selatan di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Lintasan di Monas ini akan dibuat sepanjang 2.588 meter. Total ada 12 tikungan, dengan rician 8 ke arah kanan, dan 4 ke arah kiri. Dalam simulasi, kecepatan maksimal mobil bisa mencapai 220 km/jam di lokasi sebelum tikungan tujuh.

Editor : Kuswandi

Reporter : Sabik Aji Taufan


Close Ads