alexametrics

Tipu Perusahaan Rp 919 Juta, WN Nigeria Ditangkap

14 Januari 2020, 17:20:09 WIB

JawaPos.com – Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya membongkar penipuan online kepada sebuah perusahaan. Dalam kasus ini, polisi berhasil mengamankan 2 pelaku. Yaitu Warga Negara Nigeria, Nwachukwu, 32, dan Warga Negara Indonesia, Yudhi Djawa Purwasugita.

Wakil Dirkektur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya AKBP Irhamni mengatakan, kedua pelaku memiliki peran berbeda. Di mana Nwachukwu sebagai otak penipuan tersebut. “Tersangka WNA Nigeria membuat email yang mirip dengan email perusahaan yang kerja sama dengan perusahaan korban dan meminta agar uang pembayaran agar ditransfer ke rekening yang sudah disiapkan oleh tersangka,” kata Irhamni kepada wartawan, Selasa (14/1).

Irhamni menjelaskan dalam penipuan ini PT Multi Trend Indo menjadi korbannya. Berawal dari perusahaan tersebut berkejasama dengan sebuah perusahaan Juinyuco.cn yang berlokasi di Tiongkok. Namun, dalam berbisnis, keduanya melakukan komunikasi hanya melalui e-mail.

Saat bisnis memasuki proses pembayaran, PT Multi Trend Indo menerima e-mail yang mirip dengan Jinyuco.cn yang dikirim oleh pelaku Nwachukwu. Isinya berupa perintah pembayaran melalui rekening atas nama CV Cipta Abadi Djaya. PT Multi Trend Indo diminta mengirimkan dana di atas Rp 919 juta.

“Setelah sebulan kemudian korban menghubungi perusahaan yang ada di Tiongkok, ternyata pembayaran belum masuk ke rekening perusahaan tersebut dan setelah di cek alamat email tersebut, ternyataan alamat email tersebut bukan milik perusahaan itu,” terang Irhamni.

Atas peristiwa tersebut, korban kemudian membuat laporan ke Polda Metro Jaya. Setelah dilakukan pengejaran, kedua pelaku berhasil ditangkap pada 13 Januari 2020 di rumahnya masing-masing. Yudhi ditangkap di Pasar Jumat, Jakarta Selatan, sedangkan Nwachukwu ditangkap di Cipayung, Jakarta Timur.

Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 28 ayat (1) juncto pasal 45A ayat (1) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang dan atau pasal 3,4,5 UU RI Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan


Close Ads