alexametrics

Telan Dana Rp 4 M, BPBD DKI Tambah 6 Alat Peringatan Dini Banjir

13 Januari 2020, 15:44:36 WIB

JawaPos.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menambah alat peringatan dini bencana atau Disaster Warning System (DWS) 6 unit pada 2020. Total di Jakarta saat ini ada 20 unit DWS, karena 14 unit lainnya sudah diadakan pada tahun anggaran 2019.

Kapusdatin BPBD DKI Jakarta M Ridwan mengatakan, DWS ini diletakan di sejumlah pemukiman yang memiliki kerawanan terhadap bencana terutama banjir. Alat ini dikendalikan langsung dari BPBD. DWS berbentuk tiang tinggi dengan 4 pengeras suara di pucuk teratas.

Ketika potensi banjir muncul, maka petugas di BPBD akan menyampaikan himbauan melalui ruang server yang langsung terhubung ke pengeras suara tersebut. “Pemeliharaan DWS, anggaran Rp 165 juta, pengadaan DWS 6 set (2020), anggaran Rp 4.073.901.441,” kata Ridwan kepada wartawan, Senin (13/1).

Seluruh DWS sudah terpasang, bahkan sudah diuji coba, dan beroperasi dengan baik. “DWS bisa terdengar warga hingga radius 500 meter,” imbuhnya.

Ridwan mengatakan, DWS ditempatkan di 14 titik rawan banjir. Satu unit DWS memiliki 4 speaker yang ditempatkan sesuai dengan 4 arah mata angin. Sehingga suara peringatan bisa terdengar dari berbagai arah. “DWS kami gunakan untuk melangkapi info peringatan yang kami kirim melalui WAG (Whatsapp group) camat dan lurah,” jelasnya.

Peringatan dini bencana akan dikeluarkan melalui DWS apabila kondisi sungai terdekat dari alat tersebut sudah mencapai ketinggian siaga 3. Sedangkan saat baru memasuki siaga 2, BPBD hanya mengeluarkan peringatan melalui pesan berantai.

Berikut 14 titik DWS di Jakarta:

1. Ulujami, Jakarta Selatan
2. Petogogan, Jakarta Selatan
3. Cipulir, Jakarta Selatan
4. Pengadegan, Jakarta Selatan
5. Cilandak Timur, Jakarta Selatan
6. Pejaten Timur, Jakarta Selatan
7. Rawa Buaya, Jakarta Barat
8. Kapuk, Jakarta Barat
9. Kembangan Utara, Jakarta Barat
10. Kampung Melayu, Jakarta Timur
11. Bidara Cina, Jakarta Timur
12. Cawang, Jakarta Timur
13. Cipinang Melayu, Jakarta Timur
14. Kebon Pala, Jakarta Timur

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan


Close Ads