alexametrics

Menteri BUMN Dukung Pemkot Bogor Bangun Trem

12 September 2021, 23:20:32 WIB

JawaPos.com–Menteri BUMN Erick Thohir mendukung upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membangun infrastruktur dan sarana transportasi masal trem senilai Rp 1,6 triliun.

’’Saya mendukung terobosan Pak Wali Kota Bogor. Bagaimana transportasi untuk pelayan publik kita sinergikan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,’’ kata Menteri BUMN Erick Thohir dalam pertemuan dengan Wali Kota Bogor Bima Arya seperti dilansir dari Antara, Minggu (12/9).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Balai Kota, Wali Kota Bima Arya memaparkan rencana pembangunan moda transportasi trem Pakuan bagi masyarakat Kota Bogor.

’’Tadi, saya melihat Pak Wali Kota memaparkan wacana pembangunan trem Pakuan. Itu menjadi bagian dari investasi,’’ ujar Erick Thohir.

Erick Thohir juga mengapresiasi rencana Pemkot Bogor membangun moda transortasi trem yang nanti disambungkan dengan moda transportasi lintas rel terpadu atau LRT. Menurut dia, usai masa pandemi Covid-19, transportasi masyarakat harus dilayani sebaik-baiknya.

“’Wali Kota Bogor juga ingin memastikan bagaimana masyarakat dari Jakarta ke Bogor atau sebaliknya, bisa mendapat pelayanan yang baik dan mudah,’’ papar Erick Thohir.

Kementerian BUMN, lanjutd dia, mendapat tugas untuk membangun moda transportasi LRT. ’’Saya kira, sudah seyogyanya LRT itu terus bersambung dengan trem yang akan dibangun di Kota Bogor ini,” ucap Erick Thohir.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mempresentasikan hasil studi kelayakan pembangunan moda transportasi trem di Kota Bogor. Bima Arya mengajak Erick Thohir memasuki ruang rapat Paseban Sri Bima di Balai Kota, untuk mempresentasikan hasil studi kelayakan pembangunan trem tersebut.

’’Saya melaporkan ke Pak Menteri bahwa studi kelayakan pembangunan trem sudah selesai, angkanya sudah jelas, konsepnya sudah matang. Tinggal dua hal lagi yang kami pikirkan, yakni pendanaan dan kelembagannnya,’’ ujar Bima.

Menurut Bima Arya, biaya pembangunannya tidak kecil yakni Rp 1,6 triliun. ’’Bukan berarti tidak mungkin dibangun, kalau kita bisa membangun komunikasi dengan semua pihak,’’ kata Bima.

Dia juga menyatakan kepada Erick Thohir, akan melaporkan hasil studi kelayakan pembangunan trem tersebut kepada Presiden Joko Widodo. ’’Pak Menteri Erick Thohir juga menyarankan, agar melakukan pertemuan dengan presiden dan menteri terkait untuk akselerasi,’’ terang Bima.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads