alexametrics

Gubernur Anies Sebut 2,5 Juta Warga Ber-KTP DKI Belum Vaksinasi

12 September 2021, 17:24:34 WIB

JawaPos.com–Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan, hingga saat ini, ada sekitar 2,5 juta warga pemilik kartu tanda penduduk (KTP) Jakarta belum mendapatkan dosis vaksin.

’’Per 11 September, warga DKI yang divaksin sebanyak 10,3 juta. Warga yang ber-KTP DKI belum vaksin itu sebanyak 2,5 juta,’’ kata Anies seperti dilansir dari Antara di Masjid Al-Wiqoyah Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (12/9).

Menurut dia, sebagian besar dari mereka belum mendapatkan vaksinasi lantaran tidak ingin vaksin dengan berbagai alasan sehingga harus diajak secara persuasif. Alasan lain karena ada warga DKI yang telah pindah domisili, namun tidak melepaskan data kependudukan di Jakarta.

’’Ini sebagian adalah memang tidak mau vaksin, harus diajak. Sebagian lagi orangnya KTP Jakarta tapi pindah, tidak mencabut KTP. Tapi masih tercatat sebagai KTP Jakarta,’’ terang Anies.

Anies mengatakan, mereka yang belum vaksin tersebut harus diupayakan agar dapat menyelesaikan pelaksanaan vaksinasi di ibu kota dalam waktu dekat. ’’Jadi, kalau di Jagakarsa ada 100 ribu, Insya Allah 100 ribu di Jagakarsa segera tuntas, angkanya turun. Nanti kita kejar ke tempat lain. Supaya angka yang belum vaksin di Jakarta Insya Allah mendekati nol,’’ tutur Anies.

Ketua MUI Kecamatan Jagakarsa Sulaiman Rohimin mengatakan, untuk mendukung pemerintah daerah menuntaskan vaksinasi, pihaknya membuka sentra vaksinasi dengan target 1.000 peserta setiap hari. Pelaksanaan di lapangan bahkan melebihi dari target karena tingginya animo masyarakat.

’’Target, memang kita sapujagat 1.000 peserta. Namun, di lapangan melebihi hampir 1.300 peserta,’’ papar Sulaiman Rohimin.

Dia berharap kolaborasi vaksinasi itu menjadi langkah awal menuju kerja sama lain guna mendukung pemerintah melayani masyarakat. ’’Mudah-mudahan ini menjadi tahap awal yang akan kita lanjutkan lagi ke berikutnya. Dosis pertama nanti tiga bulan, Insya Allah nanti ada dosis kedua,’’ ujar Sulaiman Rohimin.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads