alexametrics

Harga Minyak Goreng Curah Rp 20 Ribu, Bima Arya Sindir Kemendag

12 Mei 2022, 11:23:39 WIB

JawaPos.com – Harga minyak goreng curah di Kota Bogor masih mahal. Padahal, seharusnya sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter, saat ini masih di kisaran Rp 20.000 per liter.

Wali Kota Bogor Bima Arya pun meminta Pemerintah Pusat segera mengevaluasi kinerja Kementerian Perdagangan (Kemendag). Menurutnya, masih mahalnya harga minyak goreng curah merupakan permasalahan di tingkat hulu, dalam hal ini Kemendag.

“Untuk itu, saya kembali mendesak pemerintah pusat agar kemendag ini dievaluasi kinerjanya,” kata Bima seperti dikutip Radar Bogor (Jawa Pos Group), Kamis (12/5).

Bima Arya menyinggung Kemendag yang menyelesaikan permasalahan ini secara berlarut-larut. “Masa permasalahan (harga) ini tidak bisa selesai. Masa kalah dengan kepentingan bisnis perusahaan besar, jangan kalah dengan pengusaha minyak,” sambung Bima Arya.

Dengan kondisi saat ini tentunya sangat berimplikasi dan merugikan masyarakat Kota Bogor, para pedagang makanan, juga pengecer minyak goreng. Di sisi lain, Bima mengapresiasi penindakan terhadap okunum di Kemendag terkait mahalnya minyak goreng. Pun demikian, tindakan hukum itu juga seharusnya ditindaklanjuti dengan normalisasi harga minyak goreng di lapangan.

Berdasarkan, data Diskopumkmdagin Kota Bogor pada Senin (9/5/2022), harga minyak goreng curah di pasar tradisional Kota Bogor mencapai Rp19.000 hingga Rp20.000 per liter.

Berdasarkan laporan di Pasar Bogor harga minyak goreng curah Rp19.000 per liter dan harga itu tetap dibanding Minggu (8/5). Sedangkan minyak goreng kemasan Rp 25.000 per liter.

Untuk harga di Pasar Kebon Kembang (Anyar) harga minyak goreng curah Rp20.000 per liter, dan harga itu tetap dibanding satu hari sebelumnya. Sedangkan minyak goreng kemasan kosong.

Editor : Bintang Pradewo

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads