alexametrics

Distribusi Lamban Penyebab Minyak Goreng Curah Masih di Atas HET

12 April 2022, 22:45:57 WIB

JawaPos.com–Badan Pangan Nasional menyatakan, distribusi minyak goreng curah yang lamban menyebabkan harga di pasaran kini masih di atas harga eceran tertinggi (HET). Yakni Rp 14 ribu per liter atau Rp 15,5 ribu per kilogram.

”Karena barangnya (minyak goreng curah) ada. Registrasi produsen juga sudah. Tinggal didorong secepatnya masuk ke pasar dan harganya itu Rp14 ribu per liter,” ungkap Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi seperti dilansir dari Antara usai inspeksi ketersediaan bahan pangan bersama Komisi VI DPR di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/4).

Menurut dia, pemberian bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng akan dicairkan secepatnya dengan cara diberikan sekaligus di muka. Sejatinya penyaluran BLT minyak goreng sebesar Rp 100 ribu per bulan selama tiga bulan dimulai April.

Namun, kebijakan yang terakhir diambil yakni langsung diberikan sekaligus tiga bulan atau Rp 300 ribu dalam satu waktu. ”Ini untuk membantu masyarakat sebanyak 20,6 juta orang plus 2,5 juta pedagang kaki lima (PKL). Karena disadari minyak goreng curah barangnya belum cepat masuk,” terang Arief.

Selain percepatan distribusi minyak goreng, Arief juga mendorong percepatan pasokan daging jelang Idul Fitri. Selain untuk mencukupi kebutuhan, sekaligus menstabilkan harga, agar tidak melonjak drastis.

”Di Pasar Cibinong, harga daging sapi Rp 130 ribu – 140 ribu per kilogram. Yang harus dikerjakan cepat yaitu masuknya daging kerbau untuk memberi pilihan ke masyarakat karena harganya bisa di bawah Rp 100 ribu,” ujar Arief Prasetyo Adi.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads