alexametrics

Pemprov DKI Pastikan Belum Ada Pernikahan Anak 13 Tahun di Jakbar

12 Februari 2020, 20:13:33 WIB

JawaPos.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta Tuty Kusumawati memastikan, pernikahan antara anak berusia 13 tahun dengan laki-laki 40 tahun di Jakarta Barat belum terjadi. Hal ini dipastikan setelah dia mengirim konselor ke kediaman anak tersebut.

“Ya masih rencana (pernikahannya) dan saat ini keluarga belum menerima surat putusan apapun dari Pengadilan Agama Jakarta Barat,” kata Tuty saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (12/2).

Sementara itu, terkait identitas anak tersebut, Dinas PPAPP tidak bisa mengungkapkan kepada publik. Pasalnya hal itu terkait kerahasiaan klien yang harus dijaga demi menghindari hal-hal tidak diinginkan.

Tuty mengatakan telah mengirim surat ke Pengadilan Agama Jakarta Barat, agar mengadili dispensasi perkawinan dengan pertimbangan kesiapan anak untuk menikah.

“Kita juga melakukan advokasi dan edukasi kepada anak dan orangtuanya oleh tenaga konselor atau psikolog,” imbuhnya.

Edukasi ini meliputi dampak psikis, kesehatan reproduksi dan mental akibat perkawinan anak di bawah umur. Perkawinan tersebut pun apabila dipaksakan, bisa meningkatkan resiko mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

“Kita juga melakukan edukasi hukum kepada orang tua bahwa perkawinan anak melanggar hak-hak anak yang di atur oleh undang-undang perlindungan anak,” jelas Tuty.

Atas dasar itu, Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan mediasi dengan pihak keluarga. Guna mencegah perkawinan anak di bawah umur ini terjadi.

Editor : Kuswandi

Reporter : Sabik Aji Taufan


Close Ads