alexametrics

Modifikasi Cuaca, Curah Hujan Turun

12 Januari 2020, 11:19:41 WIB

JawaPos.com – Misi modifikasi cuaca atau hujan buatan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sudah berjalan sembilan hari. Data posko teknologi modifikasi cuaca (TMC) menunjukkan, upaya tersebut mampu mengurangi curah hujan wilayah hingga mencapai 44 persen dari prakiraan.

Kepala BPPT Hammam Riza menjelaskan, TMC untuk misi antisipasi banjir pernah dilakukan pada 2013. Misinya sama, yakni mengurangi potensi banjir di DKI Jakarta dan sekitarnya. ”Hingga hari kesembilan pelaksanaan ini pun, menunjukkan tren penurunan curah hujan yang signifikan. Baik durasi maupun intensitasnya,” terang dia di posko TMC di Lanud Halim Perdanakusuma kemarin (11/1).

Hingga kemarin penyemaian awan telah dilakukan sebanyak 28 sorti. Dengan total jam terbang lebih dari 60 jam. Bahan baku semai, yaitu garam (NaCl), mencapai hampir 50 ton.

Personel TNI AU memukul tabung penampung garam saat menyemai garam pada awan dalam Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang menggunakan Pesawat CN 295 di sekitar wilayah perairan Selat Sunda, Kamis (9/1/2020). Operasi tersebut bertujuan untuk mengurangi curah hujan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) sebagai upaya penanggulangan banjir.( HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)

Sementara itu, pemerintah berjanji memperbaiki kawasan hulu daerah aliran sungai (DAS) di Sukajaya, Kabupaten Bogor, serta Kabupaten Lebak, Banten, dengan penanaman pohon dan konservasi air. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menyatakan, penghijauan pada konteks Kabupaten Bogor dan Kabupaten Lebak harus bersamaan dengan bangunan konservasi tanah dan air.

Restorasi itu, terang Siti, merupakan tindak lanjut dari arahan presiden terkait kawasan hutan serta konservasi dan secara umum wilayah hulu. Menurut rencana, segera dilakukan penanaman pada area 2.500 ha di Lebak dan Bogor.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : wan/tau/mia/c9/fal


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads