alexametrics

Oknum Polisi Aniaya Sekuriti, Kapolda Ingatkan Anggotanya Tidak Arogan

11 September 2019, 12:50:07 WIB

JawaPos.com – Adanya oknum anggota kepolisian bersikap arogan di Jakarta Barat menyita perhatian Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono. Dia meminta seluruh jajarannya tidak ada yang bersikap arogan terhadap masyarakat. Karena tugas aparat penegak hukum adalah melayani warga.

“Saya ingin menyampaikan bahwa kepada pimpinan, PJU, Kapolres, Pamen yang jadi pimpinan di wilayahnya masing-masing atau yang punya staf saya mengingatkan tentang arogansi-arogansi kita,” kata Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/9).

Mantan Kasatgas Nusantara itu menyesalkan peristiwa polisi menganiaya sekuriti di Jakarta Barat. Seharusnya, menurut dia, masalah yang terjadi diantara keduanya bisa diselesaikan dengan komunikasi secara baik-baik. “Kalau ada kesalahpahaman silakan diselesaikan dengan baik-baik,” tegas Gatot.

Gatot memerintahkan seluruh Kapolres, Kapolsek maupun pejabat polisi lainnya untuk mengingatkan para anggotanya agar tidak bersifat arogan. Sifat-sifat emosional seperti itu, justru akan mencoreng institusi di mata publik. “Kita melihat kemarin di Polsek Taman Sari ada anggota yang melakukan tindakan ataupun itu kesalahpahaman tapi coba tahan-tahan emosi perlu diingatkan ini, tolong diingatkan,” jelasnya.

Terlebih, lanjut Gatot, saat ini sudah memasuki era digital. Sehingga tingkah laku seseorang bisa dengan mudah viral dan diketahui masyarakat luas. Maka jika tidak bisa berlaku bijak, akan memberikan dampak negatif. “Mereka lihat polisi itu pengayom, pelindung masyarakat. Sehingga tolong sikap prilaku tindakan kita kepada masyarakat betul-betul pada norma etik,” pungkanya.

Sebelumnya, Sebuah video viral di media sosial menunjukkan aksi arogan diduga seorang oknum polisi terhadap petugas keamanan di sebuah hotel di kawasan Jakarta Barat. Oknum polisi tersebut harus berurusan dengan Propam Polri.

Berdasarkan informasi yang diterima, oknum polisi itu diduga bertugas di Polsek Taman Sari. Insiden arogan itu berlangsung sekitar pukul 14.55 WIB, Jumat (6/9) lalu dan diduga berlangsung di halaman parkiran sebuah hotel di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Saat itu, korban sedang bertugas menjaga parkiran di hotel tempatnya bekerja. Oknum polisi itu kemudian meminta tempat untuk memarkirkan mobilnya, namun ditolak karena parkiran hotal saat itu sedang dalam kondisi penuh.

Sekitar 30 menit berlalu, oknum polisi itu kembali datang menemui korban serta langsung menganiaya korban. Aksi arogan oknum polisi itu terekam jelas dan tersebar di media sosial.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads