alexametrics

Pandemi Jadi Alasan Timothy Tak Bayarkan Dividen Investasi Rp 20 M

11 Juni 2021, 11:08:34 WIB

JawaPos.com – Pandemi covid-19 memang menjadi alasan bagi pengusaha mengalami goncangan. Ada juga menjadikan alasan yang dicari-cari jika terseret hukum.

Seperti halnya Timothy Tandiokusuma, terdakwa kasus dugaan penipuan dana investasi sebesar Rp 20 miliar. Di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tangerang pada Rabu (9/6), Timothy dalam pleidoinya mengaku terdampak pandemi dalam menjalankan bisnis investasi kripto.

Timothy mengaku dirinya tidak bisa menjalankan kewajibannya membayar dividen dan mengembalikan investasi kepada mitra bisnisnya karena terdampak pandemi. Para rekan bisnisnya adalah korban dari Timothy.

“Saya mulai terdampak pandemi itu di bulan Februari atau Maret 2020. Berhentinya (pembayaran) bunga juga di tanggal tersebut. Tapi memang dari November (2019) ada satu, dua, kontrak yang memang tidak terbayar sampai bulan Februari-Maret (2020),” terang Timothy persidangan.

SF, korban atas dugaan penipuan investasi membantah pembelaan Timothy. Korban yang hadir di dalam ruang persidangan itu menegaskan, pihaknya melaporkan kasus itu ke pihak kepolisian karena merasa ditipu dengan janji-janji Timothy.

Sejak November 2019, jauh sebelum pemerintah mengumumkan secara resmi situasi pandemi covid-19, Timothy sudah tidak menjalankan kewajibannya sesuai kontrak yang disepakati. Hal itu yang kemudian membuat SF terpaksa lapor polisi dengan dugaan pelanggaran pidana. Ketika itucek penjamin yang seharusnya menjamin uang investasinya, justru tidak bisa dicairkan.

Editor : Ilham Safutra

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads