alexametrics

Sidak Door to Door, Pendapatan Pajak Diklaim Naik Rp 10 M Per Hari

10 Desember 2019, 08:24:56 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menggencarkan penagihan pajak kendaraan melalui sistem door to door. Hal ini dilakukan karena dianggap efektif menagih para penunggak pajak, terutama bagi pemilik kendaraan mewah dengan nilai jual di atas Rp 1 miliar.

Kepala Unit PKB dan BBNKB Jakarta Pusat Manarsar Simbolon mengatakan, razia pajak door to door yang dilakukan Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), efektif meningkatkan kepatuhan masyarakat melunasi tunggakan pajaknya. Ia mengklaim terjadi peningkatan pembayaran pajak hingga Rp 10 miliar setiap harinya.

“Sejak 1 Desember 2019, pendapatan pajak di Jakarta Pusat biasanya Rp 45 miliar per hari, jadi Rp 55 miliar atau naik Rp 10 miliar,” ujar Manarsar, Selasa (10/12).

Dengan cara door to door ini, membuat para wajib pajak takut tunggakannya terpublikasi. Sehingga para wajib pajak segera melunasi pajaknya sebelum petugas menempel kendaraan mereka dengan stiker tanda menunggak.

Manarsar mengatakan saat melakukan razia pajak door to door pihaknya memang mengirimkan surat pemberitahuan terlebih dahulu kepada pemilik kendaraan penunggak pajak. Harapannya, penunggak dapat segera memenuhi kewajibannya didatangi langsung oleh petugas.

“Seperti hari ini, kami ingin ke Hotel Golden Truly karena ada mobil Rolls Royce yang menunggak, tapi baru dapat kabar pemiliknya sudah melunasi kewajibannya,” ucapnya.

Kegiatan sidak mobil mewah penunggak pajak door to door ini merupakan kegiatan gabungan antara BPRD DKI Jakarta dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tujuannya, agar para penunggak pajak melunasi kewajibannya sehingga dapat meningkatkan potensi pendapatan daerah dari sektor pajak.

Adapun jumlah kendaraan mobil mewah yang sampai saat ini masih menunggak pajak yakni sebanyak 1.094 unit. Nilai potensi pemasukan dari tunggakan itu sekitar Rp 36,8 miliar.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Sabik Aji Taufan


Close Ads