alexametrics

Dilarang Naik Mobil dan Sepeda Motor Selama PSBB, Kecuali Untuk Ini

10 April 2020, 00:25:10 WIB

JawaPos.com – Pemprov DKI Jakarta masih membolehkan warganya untuk keluar rumah dengan menggunakan kendaraan pribadi selama berlakunya pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Asalkan pengunaannya untuk memenuhi kebutuhan pokok dan menerapkan prinsip protokol penanganan covid-19.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pengunaan kendaraan pribadi dibatasi selama PSBB. Baik roda dua maupun roda empat.

“Kendaraan pribadi diizinkan untuk bepergian memenuhi kebutuhan pokok. Secara prinsip dilarang menggunakan kendaraan kecuali memenuhi kebutuhan pokok,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis (9/4).

Dalam menggunakan kendaraan pribadi yang dibolehkan ini ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi warga Jakarta. Untuk mobil, kapasitas mobil hanya boleh diisi separo. Jika mobil berkapasitas enam orang, maka hanya bisa diisi tiga orang. Untuk sepeda motor tidak boleh berboncengan.

Bagi sopir dan penumpang mobil atau pengendara sepeda motor wajib mengenakan masker. Masker yang digunakan cukup jenis kain. Jenis medis biarlah dimanfaatkan oleh tenaga medis.

Untuk sepeda motor boleh digunakan untuk usaha yakni ojek. Hanya saja ojek itu hanya boleh membawa barang, bukan membawa penumpang.

Sebagaimana diketahui, hari ini, Jumat (10/4), PSBB sudah berlaku di DKI Jakarta. Status PSBB ini berlangsung hingga 14 hari alias hingga Kamis (23/4) mendatang.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : Sabik Aji Taufan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads