alexametrics

Intensifkan Peran Kampung Tangguh Jaya demi Tekan Penyebaran Covid-19

10 Januari 2021, 16:55:28 WIB

JawaPos.com – Pemerintah memberlakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali guna menekan penyebaran Covid-19. PPKM akan diberlakukan di pulau Jawa-Bali pada 11 Januari sampai dengan 25 Januari 2021 guna menekan penyebaran Covid-19.

Satgas Penangangan Covid-19 menyatakan, DKI Jakarta masuk zona pekat. Terbaru pada 8 Januari, hampir 3 ribu warganya dinyatakan positif. Setiap harinya akngka tersebut mengalami kenaikan dan sangat mengkhawatirkan.

Program Kampung Tangguh Jaya yang merupakan kolaborasi tiga pilar, Polda Metro Jaya, Pangdam Jaya, dan Pemprov DKI semakin intens dilakukan dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.  Pada Sabtu (9/1/2021) program Kampung Tangguh Jaya semakin diintensifkan dalam pelaksanaannya dengan memberlakukan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). Warga juga turut berpastisipasi penuh dalam kegiatan di Kampung Tangguh Jaya.

Kampung Tangguh Jaya yang berada di Kelurahan Penggilingan, RT17 RW 05, Cakung Jakarta Timur ini mampu menekan penyebaran Covid-19 yang di awal terdapat 135 kasus terpapar Covid-19, kini hanya tersisa 10  warga yang masih menjalani isolasi mandiri.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mendirikan 126 Kampung Tangguh Jaya di Jakarta, Depok, Tangerang sampai Bekasi (Jadetabek).  Polda Metro Jaya menggencarkan Pembatasan Sosial Berskala Micro (PSBM) dengan menggandeng komunitas dari tingkat RT, RW dan masyarakat luas.

’’Kami bersama 3 Pilar terus bergerak dalam menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Dengan terus mengefektifkan peran Kampung Tangguh Jaya yang sudah dibangun sebanyak 126 di sejumlah lokasi,’’ ungkap dia ’’Harapannya di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) mampu menurunkan angka penyebaran Covid-19 ini,’’ imbuhnya.

Dia pun berharap, Semua elemen harus bergerak bersama-sama untuk mewujudkan Jadetabek sehat, aman dan sejahtera untuk kembali ke Zona Hijau.

Disampaikan Ketua RW 05 Yasril Hadi, warganya sangat antusias melaksanakan program Kampung Tangguh Jaya. Mereka berusaha untuk menjadikan wilayahnya keluar dari zona merah.

Dia mengatakan, di RW tersebut, ada 19 RT dengan jumlah warga sekitar 15 ribuan. Lingkungan kita padat dan rentan dengan penyebaran Covid-19. ’’Dengan Program Kampung Tangguh Jaya ini, efektifnya luar biasa sekali. Kita semua warga bekerja sama memperketat keluar masuknya warga dengan melakukan monitoring dan pengecekan suhu tubuh sesuai arahan yang ada,’’ kata Yasril.

Masyarakat bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan di Kampung Tangguh Jaya bergotong royong membangun beberapa fasilitas yakni sistem keamanan satu pintu dengan adanya penjagaan cek suhu tubuh, sarana cuci tangan di lingkungan kampung, posko kesehatan, ruang isolasi mandiri, tes swab secara berkala, dan adanya fasilitas lumbung pangan yang disediakan secara swadaya dari masyarakat untuk masyarakat yang membutuhkan.

Tak hanya mencegah penyebaran Covid-19, Program Kampung Tangguh Jaya juga memberikan sarana masyarakat untuk melaksanakan bercocok tanam dan juga berternak ikan untuk kebutuhan pangan yang diberikan kepada warga yang membutuhkan. Terutama warga yang terpapar Covid-19. Setiap warga di lingkungan mendapatkan edukasi terkait hidroponik mulai dari budidaya ikan sampai jenis tanaman yang menjadi kebutuhan sehari-hari. (*)  

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Dinarsa Kurniawan


Close Ads