alexametrics

MRT Fase II Lewati Kawasan Kota Tua, Balai Cagar Budaya Dilibatkan

9 November 2019, 22:45:27 WIB

JawaPos.com – Proyek pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) fase II yang menghubungkan Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Kampung Banda mulai dikerjakan. Saat ini prosesnya baru sampai tahap lelang.

Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) William P Sabandar, MRT fase II memiliki keunggulan tersendiri dibanding fase I. Salah satunya, yakni jalur kereta seluruhnya berada di bawah tanah.

“Pembedanya (jalurnya) bawah tanah semua. Kemudian kedalamannya sampai 30 meter. Ada terowongan yang bersususun,” ujar William.

Proyek MRT fase II juga akan menyentuh kawasan kota tua Jakarta. Maka dari itu, rencananya ada revitalisasi di kota tua dan pembangunan Transit Oriented Development (TOD).

Lantaran melewati kawasan kota tua, MRT fase II ini tentu saja akan melalui bangunan bersejarah. “Memang itu akan butuh keahlian yang lebih tinggi karena kita harus kerja sama dengan badan cagar budaya, untuk memastikan konstruksi yang kita bangun tidak merusak bangunan-bangunan cagar budaya tadi,” imbuhnya.

Oleh karena itu, perencanaan kontruksi akan lebih sulit dibanding dengan pembangunan MRT fase I. Kesulitan ditambah karena beberapa seksi jalur kereta berada di bawah sungai.

“Lebih mahal (pembangunan fase II). Ada nilainya, karena itu sedang didesain. Sedang kami desain value-nya berapa,” pungkas William. PT MRT menargetkan pembangunan kontruksi MRT fase II ini dimulai pada Maret 2020.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads