alexametrics

Takut Heboh, Disnaker DKI Belum Bocorkan Hasil Survei KHL 2020

9 Oktober 2019, 09:30:12 WIB

JawaPos.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI telah menyelesaikan Survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) untuk menetapkan Upah Minimun Provinsi (UMP) Jakarta tahun 2020. Survei yang telah digelar, dilakukan sebanyak 3 gelombang, dan menyasar pasar-pasar di ibu kota.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigasi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, survei dilakukan kepada 15 pasar. Tujuannya untuk mengetahu, kebutuhan seperti apa yang diperlukan dalam menciptakan kehidupan layak.

Survei sudah dilakukan sejak Agustus, September, dan Oktober 2019 dengan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) yang mewakili pemerintah, serikat pekerja/buruh, serta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

“Kita sudah baru melaksanakan tahapan survei KHL 3 gelombang, masing-masing gelombang kita melakukan survei di tiga pasar di masing-masing wilayah kota. Jadi setiap gelombang ada sekitar 15 pasar gelombang,” kata Andri saat dihubungi, Selasa (8/10).

Hasil survei ini kemudian akan dijadikan acuan Pemprov DKI dalam menentukan UMP tahun depan. Rencananya hari ini pihaknya akan melakukan rapat untuk membahas hasil tersebut. “Inilah dasar rekomendasi kita atau acuan untuk menghitung UMP yang akan kita tetapkan. Jadi untuk berapa ya belum,” imbuh Andri.

Meski begitu, Andri belum bisa memperkirakan total kenaikan UMP DKI, apakah akan sama dengan 2 tahun sebelumnya Rp 300 ribu atau akan berubah. Sebagai informasi, untuk UMP DKI 2019 yakni Rp 3,9 juta.

“Saya belum bisa mengatakan terlebih dahulu kan nanti akan kita rapatkan di dewan pengupahan. Nanti kalau belum apa-apa, heboh lagi kalau belum dicatat,” jelas Andri.

Andri menjelaskan, pemprov akan melibatkan berbagai unsur dalam penetapan UMP. Seperti unsur serikat buruh. “Kita ada dewan pengupahan itu terdiri dari perwakilan serikat buruh dari asosiasi dari BPS dari unsur pemerintah dari unsur pendidikan akademisi dan juga dari pakar itu. Jadi besok kita rapat di dewan pengupahan,” pungkasnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads