alexametrics

Respons Polisi Soal Viral Video Jebakan Penangkapan Kasus Narkoba

7 November 2019, 13:40:17 WIB

JawaPos.com – Sebuah video tengah viral yang memperlihatkan penangkapan seseorang lantaran diduga terlibat kasus narkoba. Hanya saja, dalam keterangan video berdurasi 5 menit tersebut yang diunggah oleh akun Facebook Munx Guevara, disebutkan bahwa ada upaya penjebakan dalam proses penangkapannya.

Menurut pengunggah konten, rekannya yang ditangkap tersebut hanya sebatas nongkrong di depan sebuah ruko untuk mencari Wifi gratis. Namun, dia mendadak ditangkap polisi dan diminta memegang barang bukti berupa narkoba.

Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri membenarkan peristiwa penangkapan yang dilakukan pada 5 November 2019 tersebut. Tapi, dia membantah telah ada rekayasa penangkapan. Penangkapan tersebut merupakan pengembangan kasus narkoba yang sedang ditangani jajarannya.

Polisi sudah mengamankan pihak pertama dalam kasus narkoba tersebut. Kemudian setelah dikembangkan petugas kembali menangkap pihak kedua. Pihak kedua tersebut mengatakan mendapat narkoba dari seorang kurir. Kurir tersebut meletakkan sabu di lokasi yang telah ditentukan.

Kapolsek Cengkareng, Kompol H. Khoiri, menegaskan bahwa penangkapan terduga kasus narkoba bukan jebakan (Yogi Wahyu/Jawa Pos)

“Pada saat bersamaan, satu orang yang viral itu sedang main HP cari Wifi kira-kira. Jadi kita tidak kenal orang itu. Jadi kita amankan semua,” kata Khoiri saat dihubungi, Kamis (7/11).

Pria tersebut turut diamankan lantaran berada di dekat barang bukti sabu yang juga diamankan. Oleh karena itu, demi kepentingan penyelidikan maka siapapun yang berada di lokasi tersebut harus diamankan. Namun, setelah penyelidikan dilakukan, pria tersebut tidak terbukti terlibat peredaran narkoba, sehingga dibebaskan kembali.

“Kita yakini bahwa dia itu belum 24 jam tidak ada kaitan dengan itu, maka kami panggil keluarganya kami lepaskan,” jelas Khoiri.

Khoiri menyampaikan, pihak keluarga pria tersebut telah membuat surat pernyataan yang menyatakan memaklumi adanya penangkapan tersebut. “Dan itu tidak ada unsur penjebakan dan tidak ada apa-apa. Tidak ada kekerasan, itu murni karena hasil pemeriksaan,” pungkas Khoiri.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads