alexametrics

Tinjau PTM di SMKN 15, Isnawa Adji: Anak-anak Senang

7 April 2021, 11:18:34 WIB

JawaPos.com – Sejumlah sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mulai 7 hingga 29 April mendatang. Salah satu sekolah yang menjadi piloting tatap muka adalah SMKN 15 Jakarta.

Untuk itu, Plt Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji pun meninjau pelaksanaan tatap muka tersebut. Dalam pantauannya, pemenuhan daftar ceklis serta penerapan pelaksanaan protokol kesehatan sudah terlaksana dengan baik.

“Saya lihat di sekolah ini penerapan prokesnya bagus, ada hand sanitizer, tempat cuci tangan, jaga jarak antar siswa dan ada belajar serta ujian. Di setiap kelas itu 10 sampai 15 siswa dan kegiatan belajar mengajar mulai dari jam 7 sampai 11,” jelas dia di lokasi, Jakarta, Rabu (7/4).

Di SMKN 15 Jakarta ini, yang mengikuti pelajaran tatap muka adalah kelas 10 untuk jurusan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) 1 dan Akuntansi Keuangan Lembaga (AKL) 2 serta kelas 12 yang mempersiapkan untuk ujian sertifikasi kompetensi (USK).

Ia menuturkan anak sangat bahagia bisa melaksanakan tatap muka, terlebih kelas 10 yang sejak awal masuk sekolah tidak pernah bertemu dengan teman sekelasnya. Hal ini, kata dia dapat dijadikan sebagai masa perkenalan secara langsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Anak-anak menyampaikan perasaan senang karena sudah setahun lebih mereka tidak melakukan KBM tatap muka, mereka selama ini online, sekarang diberi kesempatan tatap muka,” terang dia.

Salah satu murid bernama Putri, 16, mengatakan, dirinya senang bisa masuk dan belajar secara tatap muka. Pasalnya, menurut dia sekolah daring tidak membawa dampak positif. “Iya (sekolah tatap muka) senang. Harus patuhi protokol kesehatan aja kalo belajar gini,” ujarnya.

Selain itu, Isnawa juga mengungkapkan bahwa mayoritas para guru dan tenaga kependidikan sudah divaksinasi Covid-19. “Di kebayoran baru sudah semua, kita bekerja sama dengan dinas kesehatan dan dinas pendidikan, untuk sekolah yang menjadi piloting diprioritaskan vaksinasi,” imbuhnya.

Dirinya pun meminta agar seluruh sekolah yang melakukan piloting hari ini dapat menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Khususnya ketika pulang sekolah, anak-anak diminta tidak berkumpul dan langsung pulang ke rumah.

“Saya berpesan, tolong ingatkan setelah nanti pulang tetap menegakkan prokes, kelas juga harus steril, petugas juga menyemprot disinfektan ke meja-meja dan kursi, ke semua benda yang sebagai medium anak belajar,” tandasnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Saifan Zaking




Close Ads