alexametrics

25 Sekolah di Jaksel Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

7 April 2021, 12:19:40 WIB

JawaPos.com – Sebanyak 85 sekolah di Provinsi DKI Jakarta melaksanakan pembelajaran (PTM) secara terbatas mulai dari 7 hingga 29 April 2021. Dari 85 itu, untuk domisili Jakarta Selatan yang mulai membuka sekolah berjumlah 25.

Hal itu disampaikan oleh Plt Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji ketika tengah meninjau PTM di SMKN 15 Jakarta, Jalan Mataram 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (7/4).

“Hari ini adalah hari pertama piloting tatap muka, di mana di Jakarta Selatan ada 25 sekolah yang melaksanakan tatap muka,” ujar dia di lokasi.

Kata dia, pihaknya juga sudah membuat surat tugas kepada para pihak terkait untuk melakukan monitor di 25 sekolah tersebut. Bahkan, sebelum tatap muka dilaksanakan, pihak kecamatan dan kelurahan yang terdapat sekolah piloting tatap muka diperiksa terlebih dahulu.

“Ini kan menjadi pilot tatap muka, punya kewajiban dan penekanan penting untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes), karena memang jika tidak mengindahkan prokes akan dievaluasi oleh disdik dan dinkes,” tambahnya.

Isnawa juga menyampaikan, Satgas Covid-19 untuk pengawasan sekolah sudah dibentuk di setiap kelurahan sejak tahun lalu. Pihak yang terlibat mulai dari TNI sampai puskesmas setempat.

“Di pihak kelurahan sudah ada, itu kan melingkupi semuanya, ada sekolah, masjid, ada RPTRA, jadi satgas itu sudah mengajak semua, pada awal pandemi sudah ada itu, bukan mulai pas ini aja. Satgas ini ada dari TNI, Polri, bimas, babinsa, dokter, puskesmas sampai Satpol PP,” terang dia.

Dirinya pun berpesan untuk warga sekolah, khususnya murid untuk tidak mencuri waktu agar bisa berkumpul yang menyebabkan kerumunan ketika pulang sekolah. Jika ini terjadi, bisa saja PTM ditiadakan akibat adanya klaster sekolah.

“Tolong ingatkan setelah nanti pulang tetap menegakkan prokes. Harapan kita mari kita jaga prokes, kita harap ini dapat berkelanjutan dan kasus Covid-19 semakin melandai dan anak-anak bisa belajar tatap muka,” imbuhnya.

Kemudian, Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah 2 Abdul Rachem menambahkan, dalam belajar tatap muka uji coba tingkat SMA/SMK diikuti kelas 10, 11 dan 12. Lalu, jenjang SMP diikuti kelas 7, 8, dan 9. Sementara, tingkat SD diikuti oleh siswa kelas 4, 5 dan 6.

“Itu ada 14 sekolah (piloting tatap muka). Kalau SD 6, SMA 1, SMK 7,” tandasnya.

Untuk diketahui, Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah II membawahi sekolah di enam kecamatan, yaitu Pancoran, Pasar Minggu, Setiabudi, Kebayoran Baru, Mampang Prapatan dan Tebet. Lalu, Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah I membawahi wilayah Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Lama, Pesanggrahan.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Saifan Zaking




Close Ads