alexametrics

Sudah Berstatus PSBB, Akses Masuk dan Keluar Jakarta Masih Dibuka

7 April 2020, 16:35:57 WIB

JawaPos.com – Ibu Kota Jakarta telah berstatus Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Covid-19. Kendati demikian, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memastikan belum ada akses ke luar atau masuk Jakarta yang ditutup.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, saat ini jajarannya bekerja merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9 tahun 2020 tentang PSBB dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19. Dia menyebut, dalam aturan itu, tidak ada pembatasan akses masuk atau ke luar. “Permenkes tidak menyebutkan pembatasan akses ke luar masuk wilayah, hanya pembatasan jumlah penumpang,” kata Sambodo saat dihubungi, Selasa (6/4).

Sambodo menuturkan, dalam Pasal 13 Ayat (1) Permenkes tersebut hanya menjelaskan pelaksanaan PSBB meliputi peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum, pembatasan kegiatan sosial dan budaya, pembatasan moda transportasi; dan pembatasan kegiatan lainnya khusus terkait aspek pertahanan dan keamanan.

Kemudian pada Pasal 13 Ayat (9) menyebutkan pembatasan kegiatan sosial dan budaya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d dilaksanakan dalam bentuk pelarangan kerumunan orang dalam kegiatan sosial dan budaya serta berpedoman pada pandangan
lembaga adat resmi yang diakui pemerintah dan peraturan perundang-undangan.

Terakhir pada Pasal 13 Ayat (10) menjelaskan pembatasan moda transportasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e dikecualikan untuk moda transpotasi penumpang baik umum atau pribadi dengan memperhatikan jumlah penumpang dan menjaga jarak antar penumpang; dan moda transpotasi barang dengan memperhatikan pemenuhan kebutuhan dasar penduduk.

Atas dasar itu, Ditlantas masih menunggu informasi resmi dari Pemprov DKI terkait pelaksanaan PSBB di Jakarta. “Kita masih nunggu hitam di atas putih. Kami masih menunggu nanti detailnya seperti apa,” tandas Sambodo.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto akhirnya menyutujui permohonan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di ibu kota. Permohonan ini dikabulkan usai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melengkapi data dan dokumen pengajuan PSBB.

“Benar (PSBB DKI sudah disetujui),” kata Kepala Bidang Media dan Opini Publik Kementerian Kesehatan Busroni saat dikonfirmasi JawaPos.com, Selasa (7/4).

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads