alexametrics

Simpan Sabu 100 Gram, Bandar Narkoba Ditembak Mati Polisi

6 Desember 2019, 17:36:13 WIB

JawaPos.com – Bandar narkoba berinisial S diberi tindakan tegas oleh aparat kepolisian. Dia ditembak mati di wilayah Koja, Jakarta Utara, pada Kamis (5/12) karena melawan petugas saat hendak ditangkap.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, tersangka S biasa mengedarkan narkoba di sekitar Jakarta Utara. Saat ditangkap di kamar kosnya, polisi menemukan 100 gram sabu lengkap dengan alat isapnya.

“Dari keterangan awal, dia (tersangka S) mendapat barang dari orang yang biasa dipanggil papi, masih DPO saat ini,” kata Yusri di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (6/12).

Saat tertangkap, polisi meminta agar S menunjukan keberadaan Papi. Namun, dia malah melakukan perlawan kepada petugas. Sehingga sesuai standar operasi, polisi memberikan tembakan peringatan, tapi S menghiraukannya. Sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan peluru tajam.

“Tersangka sempat memukul anggota, kemudiaan mau melarikan diri. Sehingga dengan SOP yang ada, anggota memberikan tindakan terukur mati). Sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kramat Jati, tapi di perjalanan, tersangka meninggal dunia,” jelas Yusri.

Berdasarkan catatan kepolisian, S bukan orang baru dalam kasus narkoba. Dia merupakan residivis kasus serupa. Tersangka pernah mendekam 4 tahun di penjara.

Setelah bebas, perilaku S kembali kambuh. Pada Mei 2019 tersangka kembali berurusan dengan polisi karena tertangkap kasus pemakaian sabu. Dia kemudian dilakukan rehabilitasi.

“Tersangka S merupakan residivis narkotika, pernah berurusan dengan polisi tahun 2012 dan ditahan 4 tahun atas pengungkapan kepemilikan satu kilogram sabu. Bulan Mei 2019, ditangkap sebagai pemakai dan sempat direhabilitasi,” pungkas Yusri.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan


Close Ads