alexametrics

Fenomena Anak Citayam jadi Anak Jakarta yang Viral di Media Sosial

5 Juli 2022, 17:06:36 WIB

JawaPos.com – Viral di media sosial soal pembahasan yang terjadi di Terowongan Kendal di Dukuh Atas, Menteng, Jakarta Pusat. Pasalnya, banyak warga Citayam, Depok yang mulai meramaikan kawasan itu.

Seperti diketahui, terowongan ini menghubungkan tiga moda transportasi, yaitu moda raya terpadu (MRT), kereta rel listrik (KRL) commuter line dan bus Transjakarta. Lokasi ini pun kemudian menjadi salah satu tongkrongan yang sedang hits di ibu kota, bahkan dari luar Jakarta, yang salah satunya dari luar Jakarta seperti warga Depok dan Citayam.

Satu per satu mereka datang, bahkan tak jarang bergerombol. Para remaja itu pun mengeluarkan telepon pintarnya demi mengabadikan diri dengan berfoto atau membuat video aktivitas masing-masing Layaknya anak gaul Ibu Kota, mereka tampak lihai dalam berfashion dengan gaya hits masa kini.

Tak mau ketinggalan pengalaman sensasional itu, remaja itu rela jauh-jauh datang dari Depok, Citayam, hingga Jawa Barat, untuk mengambil foto hingga video di Terowongan Kendal.

Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, mengamati fenomena ini tak lepas dari kian populernya istilah ‘anak Jaksel’ atau anak yang kerap nongkrong di wilayah Jakarta Selatan.

“Ini ibaratnya (anak) Citayam rasa anak Jaksel. Anak Jaksel identik dengan status yang lebih tinggi, modern, dan suka bicara dengan bahasa campuran dengan bahasa Inggris,” ujar Yayat seperti diberitakan Radar Depok (Jawa Pos Group), Senin (5/7).

Gaya hidup ‘anak Jaksel’ ini pun semakin populer di media sosial. Hal ini membuat banyak orang berlomba-lomba agar populer seperti anak Jaksel, termasuk warga pinggiran kota.

“Kawasan Stasiun BNI itu seperti halaman muka dari Citayam dan Depok. Karena mereka hanya naik KRL (kereta rel listrik) commuter line. Dengan biaya murah, mereka langsung bisa itu menjangkau,” ujar Yayat.

Terlihat di lokasi, Andi, 18, mengajak saudara perempuannya, Laras, dan teman-temannya yakni Vanda serta Aldi, untuk nongkrong di Terowongan Kendal. “Iya, (tahu Terowongan Kendal terkenal) dari buku tahunan, yearbook,” ungkap Andi saat ditemui di Terowongan Kendal, Jumat (1/7).

Dalam kesempatan itu, Andi memang mengakui dirinya dan teman-temannya jauh-jauh dari Citayam ke Terowongan Kendal untuk mengambil foto dan video. Kemudian ada juga remaja asal Rangkasbitung, Indah, 13, yang sering ke lokasi tersebut bersama teman seusianya, apalagi saat akhir pekan.

“Sering ke sini. Sampai malam sampai habis maghrib. Rekomendasi sih soalnya murah. Enggak bayar. Enggak panas juga,” ujar Indah di lokasi, Sabtu (2/7).

Tidak hanya untuk berburu spot yang keren untuk difoto dan dibagi di media sosial, tetpi ada juga remaja yang melampiaskan hobinya seperti Rehan, 15, dan kawan-kawannya contohnya.

Mereka berangkat dari Parung, Bogor, sekitar pukul 08.00 WIB lalu bertemu dengan teman-teman lainnya untuk latihan skateboard. Setiap hari Sabtu atau akhir pekan, Rehan dan teman tongkrongannya menghabiskan waktu di Terowongan Kendal. Di situ, Rehan bertemu dengan teman-teman lainnya untuk sama-sama latihan skateboard.

“Ketemu di grup Facebook terus ngajak ngopi ketemuannya di sini,” ujar Rehan.

Adapun Ola, 23, bersama tiga teman lainnya justru memanfaatkan Terowongan Kendal menjadi tim kreatif untuk membuat konten atau syuting video promosi sebuah kafe. “Memang khusus kafe, cuma karena digital membludak, jadi mau bikin liputan, bikin-bikin movie untuk promosi kafe,” ujar Ola.

Editor : Bintang Pradewo

Saksikan video menarik berikut ini: