alexametrics

Tempat Tidur Ruang ICU di Seluruh Jakarta Tersisa 17, Ini Rinciannya

4 September 2020, 18:49:15 WIB

JawaPos.com – Terus meningkatnya pasien Covid-19 di DKI Jakarta, berpengaruh terhadap ketersedian tempat tidur rawat ini di rumah sakit. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) yang tertera di website resmi dinkes.jakarta.go.id per Jumat (4/9) pukul 18.22 WIB, dari 32 RSUD yang ada di seluruh Jakarta, tempat tidur ruang ICU hanya tersisa 17.

Tempat tidur rawat inap ICU ini tersebar di RSUD Tarakan, RSUD Koja, RSUD Pasar Minggu, RSUD Tebet, RSUD Pesanggrahan, RSUD Kramat Jati, RSUD Budhi Asih, RSUD Pasar Rebo dan RSUD Cengkareng. Sedagkan di rumah sakit lain sudah tidak ada.

Kemudian tempat tidur di PICU tersisa 8, ICCU tersisa 19, HCU tersisa 47 atau, dan NICU tersisa 31. Adapun tempat tidur di ruang VIP tersisa 27, kelas I tersisa 59, kelas II tersisa 106, kelas III tersisa 951, dan ruang isolasi tersisa 171.

Diketahui, pada hari ini kasus Covid-19 di DKI Jakarta mengalami penambahan 895 kasus baru. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini, telah dilakukan tes PCR sebanyak 9.248 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.491 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 895 positif dan 6.596 negatif.

“Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 62.767. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 51.796,” kata Dwi.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 10.084. Mereka berstatus masih dirawat atau isolasi. Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 44.604 kasus.

Dari jumlah tersebut, 33.260 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 74,6 persen, dan total 1.260 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,8 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 4,2 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 13,0 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 6,7 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads