alexametrics

Hari Kedua Ramadan, Harga Pangan Menggila, namun Pembeli Tetap Banyak

4 April 2022, 10:18:37 WIB

JawaPos.com – Memasuki bukan suci Ramadan, harga-harga bahan kebutuhan pokok semakin mahal. Di antaranya, harga daging sapi, daging ayam, telur ayam, bawang putih, cabai rawit merah, hingga mintyak goreng curah. Padahal sejumlah bahan pangan tersebut sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pangan di bulan suci.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com di Pasar Kebayoran Lama, meskipun harga daging sapi yang tembus diatas Rp 140.000 hingga Rp 145.000 per kilogram dan harga daging ayam diatas Rp 40.000 hingga Rp 50.000 per kilogram tidak sepi pembeli. Sebab, kedua pangan tersebut masih menjadi favorit sebagai bahan baku makanan untuk hidangan keluarga.

Salah satu pedagang daging sapi, Nurohman mengaku, mahalnya harga jual disebabkan oleh harga di peternak dan tempat pemotongan atau penjagalan naik. “Harga mahal, ditempat motong ya juga naik Rp 25.000. Banyak permintaan juga jadi naik,” ujarnya kepada JawaPos.com, Senin (4/4).

Sementara, salah satu pembeli Juli mengaku, dirinya tetap membeli daging sapi dan daging ayam meskipun harganya sangat mahal karena sedang menjamu keluarganya yang datang dari kampung. “Ada saudara datang, jadi tetap beli karena mau buat rendang sama sop daging. Buat anak-anak sop ayam,” ucapnya.

Selain daging ayam dan sapi, harga cabai rawit merah kembali melonjak diharga Rp 80.000 per kilogram. Harga bawang merah mencapai Rp 40.000 per kilogram sedangkan bawang putih mencapai Rp 45.000 per kilogram. Kenaikan tersebut karena banyaknya permintaan sehingga memicu kenaikan harga.

“Bawang putih yang kating Rp 45.000 per kilogram. Tapi biasanya Ibu-Ibu biasa nggak Eli sekilo. Paling Rp 10.000 campur bawang merah sama bawang putih. Cabai juga begitu di campur. Kalo yang dagang juga di campur sama yang rawit hijau juga tetap pedas rasanya,” kata pedagang sayur Ida.

Sementara harga telur ayam tembus Rp 25.000 per kilogram dan minyak goreng curah tembus Rp 20.000 per kilogram. Meskipun minyak goreng sudah tak pagi sulit ditemukan namun harganya sangat mahal. Pembeli yang memutuskan membeli mintak goreng curah karena perbedaan harga yang dinilai jauh.

“Telur yang lagi mahal. Sekarang juga minyak goreng Rp 20.000 per kilogram. Saya kan beli curah. Habis harganya lumayan jauh jadi beli curah. Kalau mau yang merek mah di Indomaret sekalian jadi nggak takut di oplos,” pungkasnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Romys Binekasri

Saksikan video menarik berikut ini: