alexametrics

Lawan Covid-19, Pengusaha Sumbang Ribuan Perlengkapan Medis

4 April 2020, 23:34:40 WIB

JawaPos.com – Banten menjadi provinsi tertinggi ketiga di Indonesia yang memiliki kasus positif virus korona atau Covid-19. Berdasar data pemerintah di laman covid19.go.id, Sabtu (4/4), di Provinsi Banten ada 173 kasus terkonfirmasi virus korona, 7 pasien sembuh, dan 17 meninggal dunia. Di atas Banten, ada Jawa Barat dengan 247 kasus, dan yang tertinggi adalah DKI Jakarta dengan 1.028 kasus.

Pengusaha yang besar di Tangerang, Banten, Jerry Hermawan Lo ingin membantu para petugas medis yang sedang berjibaku melawan virus korona. Lewat JHL Group, dia akan memberikan bantuan berupa ribuan alat pelindung diri (APD). ’’Termasuk masker hingga sarung tangan standar medis. Akan kami datangkan 10 ribu lebih APD untuk tenaga medis,” kata Jerry dalam siaran persnya, Sabtu (4/4)

Dia mendirikan posko bantuan Covid-19 di depan JHL Auto, Gading Serpong sejak Senin (30/3). Katanya, JHL Group sudah memberikan ribuan masker, sarung tangan dan vitamin ke banyak rumah sakit dan puskesmas. Bantuan banyak didistribusikan ke rumah sakit di kawasan Tangerang.

Misalnya, RS Melati, RS Qadr, RS Tiara, RS Daan Mogot, RS Ilanur Balaraja, RS Selaras Cikupa, RS Permatan Hati Cikupa, RS Sitanala, dan Puskesmas Pakuhaji. Sedangkan untuk Jakarta, bantuan diberikan kepada RS Taman Sari. Setiap rumah sakit mendapatkan bantuan sekitar 2.000 masker, 130 box sarung tangan, dan 1.500 setrip vitamin.

Kata Jerry, saat ini bantuan memang lebih banyak disalurkan untuk petugas medis di Kawasan Tangerang. Selain merupakan lokasi JHL Group berada, kasus Covid-19 di daerah Banten juga masih tumbuh. Jerry juga bilang, kalau itu merupakan bagian dari cara dia mengapresiasi para dokter, perawat, hingga tenaga medis di seluruh Indonesia.

“Saya memberikan hormat setinggi-tingginya kepada semua tenaga medis yang terus berjuang. Semoga mereka tetap semangat dan terus diberikan kesehatan sehingga bisa melayani masyarakat di tengah pandemi COVID-19 ini,” kata Jerry.

Selain petugas medis, JHL Group tidak hanya memberikan bantuan untuk petugas medis. Tetapi juga masyarakat umum yang terdampak terutama para pekerja harian. Penghasilan seperti ojek online menurun karena banyak orang yang bekerja dari rumah. Dia bilang, menyiapkan kebutuhan pokok berupa 60 ton beras, dan 2.000 dus mi instan.

“Kami ingin menunjukkan tanggung jawab sebagai manusia yang peduli dan membantu sesama. Terutama, bagi yang membutuhkan,” terang Jerry.

Untuk memastikan bantuan tersebut sampai ke tangan yang tepat, JHL Group tidak mendistribusikan sendiri. Tetapi, menggandeng instansi-instansi terkait di sekitar Tangerang. Misalnya, Polres Metro Tangsel, Kodim 0506 Tangerang dan Pemkab Tangerang.

Editor : Dhimas Ginanjar



Close Ads