alexametrics

Kolaborasi, TNI-ACT Ringankan Beban Warga Terdampak Covid-19

Salurkan Pangan Gratis
2 April 2020, 00:10:44 WIB

JawaPos.com – Pandemi Covid-19 tak kunjung diketahui kapan berakhir. Sementara ratusan ribu warga jadi terdampak. Mereka tidak bisa beraktivitas karena ada kebijakan pembatasan sosial berskala besar.

Warga yang sangat merasakan dampak dari wabah korona tersebut adalah masyarakat kelas bawah. Mereka kesulitan menyambung hidup. Mata pencahariannya “terpaksa” diistirahatkan.

Kesulitan disadari oleh pihak TNI dan lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Aster Panglima TNI Mayjen George Elnadus Supit mengatakan, masyarakat yang terdampak harus dibantu. Terutama mereka yang berada di Jabodetabek. Sebab kasus covid-19 banyak tersebar di wilayah itu.

“Kami siap membagikan bantuan pangan gratis untuk warga terdampak,” ujar George Elnadus Supit usai memimpin rapat persiapan bersama ACT di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/4).

Rencananya bantuan itu mulai disalurkan pada Kamis (2/4). Jumlahnya 1.000 ton beras, 200 karton air minum dalam kemasan (AMDK). Kebutuhan itu diperkirakan dapat menopang kebutuhan warga penerima selama sebulan.

Selain itu, TNI juga menyumbangkan 25 ribu lembar masker 10.000 hand sanitizer. Dua barang ini diharapkan dapat membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan mendukung program pemerintah. Yakni tetap di rumah, menjaga kebersihan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus.

Adapun lokasi distribusinya yakni di Jakarta Pusat (Petamburan/Tanah Abang), Jakarta Timur (Jati/Pulau Gadung), Jakarta Selatan (Jagakarsa), Jakarta Barat (Duri Kepa/Kebun Jeruk), Jakarta Utara (Pademangan Barat).

Selanjutnya di Depok (Cimanggis), Kabupaten Tangerang (Rancagong Legok), Tangerang Selatan (Peduren/PD. Pucung), Kota Bekasi (Bantar Gebang), dan Kabupaten Bekasi (Cibarusah).

Bantuan tersebut diangkut dengan menggunakan Armada TNI dan dijadwalkan dilepas oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Setiap paketnya diantar langsung oleh prajurit TNI dan relawan ACT ke rumah-rumah sasaran penerima.

Terpisah, Presiden ACT Ibnu Hajar mengungkapkan, dalam penanggulangan wabah Covid-19 perlu memerhatikan aspek sosial ekonomi. “Bagi saudara kita yang terkena virus korona, kita bantu penyembuhannya, kita doakan agar selamat, dan sehat seperti sedia kala,” ungkap Ibnu Hajar.

Sementara masyarakat pekerja, buruh harian, pedagang kecil yang penghasilannya harian, saat ini tengah menjerit. Mereka tidak bisa bekerja atau berusaha lagi karena kebijakan physical distancing (jaga jarak).

Karena itu, imbuhnya, ACT membuat program Layanan Operasi Beras Gratis. Setiap hari armadanya mendistribusikan 10 ton beras kepada keluarga prasejahtera. Setiap penerima mendapat 5 kg beras.

“Agar lebih masif lagi, ACT bersinergi dengan Mabes TNI untuk menggunakan armada TNI sehingga mampu mendistribusikan seribu ton beras dalam sebulan,” ujarnya.

Pembagian beras itu menerapkan aspek distribusi langsung door to door. Langkah itu untuk mengantisipasi tidak menimbulkan kumpulan masyarakat dalam satu wilayah. “Insya allah physical distancing menjadi perhatian utama kami dalam distribusi bantuan beras gratis ini”, imbuh Ibnu Khajar.

Editor : Ilham Safutra

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads