
Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin umumkan penyeberangan Ketapang - Bali ditutup pada 28 Maret mendatang. (Juliana Christy/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya buka suara atas video viral yang beredar luas di media sosial. Dalam video itu tampak seorang polisi lalu lintas (polantas) memberhentikan pengendara mobil di jalan tol dan meminta pengendara tersebut menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM) Jakarta.
Menurut Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Komarudin, peristiwa viral itu terjadi pada Sabtu malam pekan lalu (12/7). Polantas tersebut memberhentikan mobil yang melintas saat dirinya sedang melaksanakan patroli. Menurut Komarudin, kendaraan itu terindikasi menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai peruntukan.
”Setelah didalami, ternyata itu kendaraan sudah mutasi, pindah nama, dan memang betul TNKB yang digunakan sesuai dengan kendaraan yang sekarang. Sebelumnya nomor tersebut terpasang di kendaraan yang lain,” terang Komarudin kepada awak media pada Jumat (18/7).
Atas beredarnya video viral tersebut, Komarudin menyatakan bahwa pihak Propam Polda Metro Jaya belum menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh polantas yang saat itu bertugas. Dia menyatakan bahwa petugas itu hanya menghentikan kendaraan, menanyakan surat-surat kendaraan dan pengemudi, termasuk meminta pengemudi menunjukkan SIM.
”Namun, SIM yang diberikan bukan SIM yang dikeluarkan oleh Polri. Maka dikembalikan oleh anggota. Selanjutnya anggota menanyakan SIM Jakarta. Nah, maksudnya SIM Jakarta itu SIM yang dikeluarkan oleh Polri. Maka diluruskan, SIM A. Jadi, kesalahan di sini adalah kesalahan anggota dalam menyampaikan,” terang dia.
Namun, kesalahan itu justru viral di media sosial. Padahal, lanjut Komarudin, petugas di lapangan hanya meminta SIM yang dikeluarkan oleh Polri. Untuk itu, saat ini pihaknya tengah mencari tahu identitas pengendara tersebut. Ditlantas Polda Metro Jaya ingin melihat secara langsung SIM yang ditunjukkan oleh pengendara itu kepada petugas.
”Karena pada saat itu malam hari, anggota kami tidak begitu jelas melihat SIM. Hanya bentuknya memang hampir sama, ukurannya hampir sama dengan SIM. Namun, warnanya berbeda. SIM kita putih. Tapi, itu warnanya agak kebiruan. Kalau setahu kami, SIM biru itu adalah SIM yang dikeluarkan oleh POM TNI untuk mengendarai kendaraan dinas TNI,” bebernya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
