Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 Juli 2025 | 00.58 WIB

Viral Polantas Minta Pengendara Tunjukan SIM Jakarta, Polda Metro Jaya sebut TNKB Sudah Dimutasi

Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin umumkan penyeberangan Ketapang - Bali ditutup pada 28 Maret mendatang. (Juliana Christy/ JawaPos.com) - Image

Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin umumkan penyeberangan Ketapang - Bali ditutup pada 28 Maret mendatang. (Juliana Christy/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya buka suara atas video viral yang beredar luas di media sosial. Dalam video itu tampak seorang polisi lalu lintas (polantas) memberhentikan pengendara mobil di jalan tol dan meminta pengendara tersebut menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM) Jakarta. 

Menurut Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Komarudin, peristiwa viral itu terjadi pada Sabtu malam pekan lalu (12/7). Polantas tersebut memberhentikan mobil yang melintas saat dirinya sedang melaksanakan patroli. Menurut Komarudin, kendaraan itu terindikasi menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai peruntukan. 

”Setelah didalami, ternyata itu kendaraan sudah mutasi, pindah nama, dan memang betul TNKB yang digunakan sesuai dengan kendaraan yang sekarang. Sebelumnya nomor tersebut terpasang di kendaraan yang lain,” terang Komarudin kepada awak media pada Jumat (18/7). 

Atas beredarnya video viral tersebut, Komarudin menyatakan bahwa pihak Propam Polda Metro Jaya belum menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh polantas yang saat itu bertugas. Dia menyatakan bahwa petugas itu hanya menghentikan kendaraan, menanyakan surat-surat kendaraan dan pengemudi, termasuk meminta pengemudi menunjukkan SIM

”Namun, SIM yang diberikan bukan SIM yang dikeluarkan oleh Polri. Maka dikembalikan oleh anggota. Selanjutnya anggota menanyakan SIM Jakarta. Nah, maksudnya SIM Jakarta itu SIM yang dikeluarkan oleh Polri. Maka diluruskan, SIM A. Jadi, kesalahan di sini adalah kesalahan anggota dalam menyampaikan,” terang dia. 

Namun, kesalahan itu justru viral di media sosial. Padahal, lanjut Komarudin, petugas di lapangan hanya meminta SIM yang dikeluarkan oleh Polri. Untuk itu, saat ini pihaknya tengah mencari tahu identitas pengendara tersebut. Ditlantas Polda Metro Jaya ingin melihat secara langsung SIM yang ditunjukkan oleh pengendara itu kepada petugas. 

”Karena pada saat itu malam hari, anggota kami tidak begitu jelas melihat SIM. Hanya bentuknya memang hampir sama, ukurannya hampir sama dengan SIM. Namun, warnanya berbeda. SIM kita putih. Tapi, itu warnanya agak kebiruan. Kalau setahu kami, SIM biru itu adalah SIM yang dikeluarkan oleh POM TNI untuk mengendarai kendaraan dinas TNI,” bebernya. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore