Senin, 5 Juni 2023

Keluarga David Laporkan Dandy Pakai UU ITE, Pengacara: Masih Mendalami

- Minggu, 26 Maret 2023 | 14:15 WIB
Tersangka Mario Dandy Satrio, Shane dan pemeran pengganti tersangka AG memperagakan adegan saat rekonstruksi kasus penganiayaan Cristalino David Ozora di Perumahan Green Permata Residance, Pesanggrahan, Jakarta, Jumat (10/3/2023). Rekonstruksi tersebut memperagakan 40B adegan kasus penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
Tersangka Mario Dandy Satrio, Shane dan pemeran pengganti tersangka AG memperagakan adegan saat rekonstruksi kasus penganiayaan Cristalino David Ozora di Perumahan Green Permata Residance, Pesanggrahan, Jakarta, Jumat (10/3/2023). Rekonstruksi tersebut memperagakan 40B adegan kasus penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com - Pengacara Cristalino David Ozora, Mellisa Anggraini menyatakan bahwa pihaknya masih akan mendalami terkait rencana akan melaporkan kembali Mario Dandy Satriyo.

Hal itu sehubungan dengan temuan pihaknya bahwa Dandy menyebarkan video penganiayaannya terhadap David kepada beberapa orang. "Kami masih mendalami terkait hal ini," ujar Mellisa saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (26/3).

Ia menuturkan bahwa pihaknya masih terus berdiskusi dengan berbagai pihak untuk melaporkan Dandy dengan pasal baru dalam Undang-undang Informasi Teknologi Elektronik (ITE). "Kalau bukti dugaan deliknya masuk, tentu akan dilaporkan. Masih didiskusikan," pungkas Mellisa.

Sebelumnya,Tersangka Mario Dandy Satriyo disebut mengirimkan video penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora kepada beberapa orang. Salah satu yang dikirimi video tersebut yakni kakak kelas David di sekolah.

“Kita nggak tahu siapa-siapanya (yang dikirimi video), tapi salah satunya kalau nggak salah dengar itu kakak kelasnya David,” kata Pengacara David, Mellisa Anggraini kepada wartawan, Jumat (24/3).

Mellisa tak mengetahui pasti dari mana perkenalan Dandy dengan kakak kelas David. Pasalnya, David dan Dandy tidak bersekolah di tempat yang sama. “Ya, mestinya kenal kalau dia bisa mengirim begitu. Seharusnya dia tahu, tapi nggak tahu kenalnya sejauh mana,” jelasnya.

Untuk diketahui, dalam kasus ini polisi telah menetapkan Mario Dandy Satriyo sebagai tersangka penganiayaan Cristalino David Ozora. Penetapan ini dilakukan usai gelar perkara dan penyidik mendapat minimal dua alat bukti.

“Tersangka MDS telah ditahan,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangan tertulis, Rabu (22/2).

Penyidik selanjutnya menetapkan Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan sebagai tersangka. Anak AG selaku kekasih Dandy juga dinaikan status hukumnya sebagai anak yang berkonflik dengan hukum atau pelaku.

Dandy dan Shane kini menjalani penahanan di rumah tahanan negara (Rutan) Polda Metro Jaya. Sedangkan AG ditahan di lembaga kesejahteraan sosial mengingat statusnya masih anak di bawah umur.

Editor: Bintang Pradewo

Tags

Terkini

DKI Adakan Tiga Alat Pemantau Kualitas Udara

Minggu, 4 Juni 2023 | 17:47 WIB
X