Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 September 2023 | 14.38 WIB

Soal Kasus Ibu-anak Tinggal Kerangka di Depok, Pakar: Telusuri Sebabnya, Tak Bisa Langsung Dikatan Bunuh Diri

Rumah tempat ditemukan kerangka Ibu dan anak di Cinere, Depok - Image

Rumah tempat ditemukan kerangka Ibu dan anak di Cinere, Depok

JawaPos.com - Kasus ibu dan anak yang ditemukan tinggal kerangka di Depok, Jawa Barat, memang mengundang tanya soal penyebab kematiannya. Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri mengungkap, pihak kepolisian mesti mengusut satu per satu kematian dari ibu berinisial GAH, 65, maupun anaknya DAW, 38.

Dengan begitu, baru dapat disimpulkan penyebab kematian dari keduanya secara komprehensif. Pasalnya, ia mengatakan bahwa kasus ini tak dapat begitu saja disimpulkan sebagai aksi bunuh diri dari dua orang tersebut.

"Saya juga mengatakan karena yang meninggal lebih dari satu orang, kejadiannya di satu TKP, dan barang kali di satu waktu yang sama, barangkali penyebab kematian jenazah harus disisir satu persatu," katanya kepada wartawan, Minggu (10/9).
 
 
"Sehingga secara spesifik dapat disimpulkan, jenazah A meninggal karena apa, mayat B karena apa, dan sebagainya. Tidak bisa pukul rata pasti karena bunuh diri atau akibat kecelakaan," imbuh Reza. 
 
Ia mencontohkan, dalam suatu kasus serupa ada satu orang ternyata meninggal karena menelan zat tertentu, tetapi didahului dengan pengondisian orang kedua. Maka, hal itu jelas bukan kasus bunuh diri.
 
"Maka lebih tepat jika ini disebut pembunuhan. Karena pengkondisian oleh pihak lain, dipengaruhi pihak lain. Ini mendekati pembunuhan bukan bunuh diri," tegasnya.
 
"Maka sekali lagi karena kasus ini mirip dengan kasus Kalideres yang mati lebih dari satu orang, maka perlu dicari tahu penyebab kematian masing-masing jenazah," pungkas Reza.
 
Sebelumnya, dua mayat tinggal tengkorak dan kerangka tubuh ditemukan di salah satu rumah di Perum Bukit Cinere Indah, Jalan Pesanggrahan, Cinere, Kota Depok, Kamis (7/9). Dua mayat berinisial GAH, 65, dan DAW, 38, itu diduga merupakan ibu dan anak. 
 
"Kedua korban ditemukan diruang kamar mandi yang tidak terkunci dalam keadaan sudah tidak bisa diidentifikasi (tinggal tengkorak)," kata Kaur Humas Polres Metro Depok Iptu Made Budi dalam keterangannya kepada wartawan.
 
Ia mengatakan, penemuan mayat ibu dan anak yang tinggal tengkorak itu bermula saat warga perumahan tersebut memberitahukan kepada petugas keamanan bahwa korban sudah tak keluar rumah hampir satu bulan.
 
"Akhirya saksi mengajak pak RT untuk bersama-sama mengecek ke rumahnya," kata Budi.
 
"Dan saksi mencoba masuk ke dalam pagar, lalu membuka garasi rumah dan mencium bau tidak sedap dari ruang kamar mandi," sambungnya.
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore