JawaPos.com - Wukuf di Padang Arafah merupakan salah satu dari rukun dan wajib haji yang menjadi momen puncak ibadah, dan merupakan hari yang penuh keberkahan serta waktu mustajab untuk berdoa.
Bagi orang tua, ini merupakan kesempatan emas untuk memanjatkan doa-doa terbaik bagi anak-anak, memohon kebaikan, keselamatan, dan petunjuk di dunia serta akhirat.
Artikel ini menyajikan kumpulan doa mustajab seperti dikutip dari Instagram @ummuhannah.makkah, yang dapat diamalkan orang tua.
Baik doa orang tua yang sedang menunaikan haji atau wukuf di Padang Arafah maupun yang berada di rumah, untuk mendoakan anak-anak mereka.
1. Doa agar Menjadi Anak Shalih
Nabi Ibrahim tidak hanya sekedar meminta keturunan, tetapi juga keturunan yang sholeh. Ini merupakan doa Nabi Ibrahim, Nabi Zakaria, dan orang shalih lainnya, yaitu:
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Rabbi hab lî minas shâlihîn
Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahilah kami keturunan yang termasuk orang-orang yang saleh.”
2. Doa agar Anak Menjadi Orang Beriman
Wukuf di Padang Arafah merupakan salah satu dari kesempatan emas yang bisa orang tua manfaatkan untuk mendoakan anaknya.
Salah satunya, yaitu doa yang dipanjatkan oleh Nabi Nuh untuk memohon ampunan dan keselamatan bagi dirinya, keluarganya, dan orang-orang yang beriman.
رَّبِّ ٱغْفِرْ لِى وَلِوَٰلِدَىَّ وَلِمَن دَخَلَ بَيْتِىَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ
Rabbigfir lī wa liwālidayya wa liman dakhalla baytina muwminnaw wa lil-mu’minīna wal-mu`mināt
Artinya: “Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan,” (QS Nuh: 28).
3. Doa Memohon agar Anak Senantiasa Bersyukur
Doa selanjutnya yaitu doa Nabi Sulaiman, agar dapat mendidik anak untuk menghargai nikmat Allah dengan bersyukur.
فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًۭا مِّن قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَـٰلِحًۭا تَرْضَىٰهُ وَأَدْخِلْنِى بِرَحْمَتِكَ فِى عِبَادِكَ ٱلصَّـٰلِحِينَ
fa tabassama dlâḫikam ming qaulihâ wa qâla rabbi auzi‘nî an asykura ni‘matakallatî an‘amta ‘alayya wa ‘alâ wâlidayya wa an a‘mala shâliḫan tardlâhu wa adkhilnî biraḫmatika fî ‘ibâdikash-shâliḫîn
Artinya: Dia (Sulaiman) tersenyum seraya tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dia berdoa, “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku (ilham dan kemampuan) untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan untuk tetap mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai. (Aku memohon pula) masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”
4. Doa Agar Anak Diberi Kemudahan dalam Segala Urusan
Doa lainnya yang bisa dipanjatkan orang tua ke anak saat wukuf di Padang Arafah, yaitu doa agar anak kuat dan tenang saat menghadapi tantangan.
اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً، وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً
Allāhumma lā saḥla illā ma ja`altahu saḥla wa anta taj`alu ‘l-ḥazna idhā shi’ta saḥla.
Artinya: "Ya Allah, tiada satu kemudahan, melainkan jika Engkau jadikan mudah, dan dengan kehendak-Mu sesuatu yang sulit itu menjadi mudah." (HR. Ibnu Hibban no. 2427)
5. Doa agar Anak Tidak Malas, Disucikan Jiwa dan Diberi Hati yang Khusyuk
Ini merupakan salah satu doa yang juga bisa dibaca orang tua untuk anaknya saat wukuf di Padang Arafah, agar anak-anak dilindungi dari sifat malas dan hati serta jiwa yang bersih.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ العَجْزِ وَالكَسَلِ ، والبُخْلِ والهَرَمِ ، وَعَذَابِ القَبْرِ ، اللَّهُمَّ آتِ نَفْسِي تَقْوَاهَا ، وَزَكِّها أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا ، أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلاَهَا ، اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لا يَنْفَعُ؛ وَمِنْ قَلْبٍ لاَ يَخْشَعُ ، وَمِنْ نَفْسٍ لاَ تَشْبَعُ ؛ وَمِنْ دَعْوَةٍ لاَ يُسْتَجَابُ لَهَا
Allohumma Inni A’udzu Bika Minal ‘ajzi Wal Kasali, Wal Bukhli Wal Haromi, Wa ‘adzaabil Qobri. Allohumma Aati Nafsii Taqwaahaa, Wa Zakkihaa Anta Khoiru Man Zakkahaa, Anta Waliyyuhaa Wa Mawlaahaa. Allohumma Inni A’udzu Bika Min ‘ilmin Laa Yanfa’, Wa Min Qolbin Laa Yakh-Sya’, Wa Min Nafsin Laa Tasyba’, Wa Min Da’watin Laa Yustajaabu Lahaa’.
Artinya: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, kekikiran, ketuaan -kepikunan-, dan siksa kubur. Ya Allah, datangkanlah pada jiwaku ini ketakwaannya dan bersihkanlah ia. Engkaulah sebaik-baik yang dapat membersihkannya, Engkaulah Pelindungnya dan Rabbnya. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyuk, nafsu yang tidak pernah puas, dan doa yang tidak dikabulkan). (HR. Muslim, no. 2722)
Itu dia lima doa yang bisa dibacakan orang tua untuk anak-anaknya, baik yang sedang menunaikan haji maupun tidak.