JawaPos Radar

Serangan di Dekat Paris Dua Orang Tewas

23/08/2018, 19:43 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
teror
Dua orang tewas dan satu luka berat dalam serangan pisau di pinggiran Kota Paris, kata sumber kepolisian. Media melaporkan, pelakunya sudah "dinetralisasi". Dua orang dilaporkan tewas dan satu luka berat dalam serangan pisau di Trappes (AFP)
Share this

JawaPos.com - Dua orang tewas dan satu luka berat dalam serangan pisau di pinggiran Kota Paris, kata sumber kepolisian. Media melaporkan, pelakunya sudah "dinetralisasi". Dua orang dilaporkan tewas dan satu luka berat dalam serangan pisau di Trappes, sekitar 30 kilometer pinggiran Kota Paris.

Kedua korban diidentifikasi sebagai ibu dan saudara perempuan penyerang. Satu korban lain adalah pejalan kaki. Polisi menembak mati pelakunya di lokasi. Menteri Dalam Negeri Prancis Gerard Collomb memuji langkah kepolisian yang "menanggapi dengan cepat dan memobilisasi aparat keamanan dengan tepat".

Polisi menerangkan, pelaku serangan pisau adalah seorang pria yang sudah berada dalam pengawasan satuan antiteror sejak 2016. Polisi masih menyelidiki motif penyerangan itu.

Sebelumnya polisi setempat lewat Twitter menyatakan, "alasan di balik serangan dan profil pelaku belum diketahui dan sedang diperiksa". TV lokal melaporkan penyerang meneriakkan "Allahu Akbar" sebelum melakukan serangan, namun belum ada konfirmasi dari polisi.

Trappes adalah kota yang kurang mampu yang terletak secara keseluruhan kawasan kaya di sebelah barat Paris. Laporan media lokal menyebutkan, pria pelaku serangan itu "dinetralkan" oleh polisi di Trappes setelah mencoba bersembunyi di sebuah gedung. Masih belum jelas apakah kekerasan itu terkait dengan teror.

Trappes memiliki populasi sekitar 30.000 orang dan merupakan bagian dari daerah pinggiran kota Paris, tidak jauh dari Istana Versailles.

Populasi muslim di Trappes cukup besar dan menurut kepolisian sekitar 50 warga lokal diduga telah meninggalkan Prancis untuk mendukung kelompok teror ISIS di Suriah dan Irak.

hp/ap /afp, rtr

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up