← Beranda

Seorang Tentara Israel Diberhentikan Akibat Viralnya Video Menyanyi dan Membaca Do’a Yahudi di dalam Masjid

Dayinta Kadya PalupiSabtu, 16 Desember 2023 | 22.23 WIB
Tentara Israel menyanyikan lagu dan doa yahudi di dalam Masjid (Sumber: Aljazeera)

JawaPos.com – Viral beredar di sosial media video tentara Israel berada di dalam masjid sedang menyanyikan lagu Hanukah dan doa-doa Yahudi.

Salah satu tentara Israel sedang berdiri di atas mimbar masjid dengan pakaian lengkapnya menggunakan pengeras suara untuk menyanyikan lagu dan doa Yahudi.

Dengan viralnya video tersebut kabarnya, sang tentara yang melakukan hal tersebut kemudian sudah mendapatkan sanksi dan diberhentikan dari tugasnya.

Video yang tersebar melalui sosial media tersebut menunjukkan beberapa tentara Israel masuk begitu saja ke dalam masjid yang kosong.

Dengan tetap menggunakan alas kaki yang lengkap, salah satu tentara Israel menyalakan pengeras suara dan memanjatkan doa-doa Yahudi di dalam masjid.

Tidak hanya itu, kemudian salah satu tentara Israel tersebut naik ke atas mimbar untuk menyanyikan lagu Hanukah menggunakan pengeras suara masjid.

Video yang tersebar di sosial media tersebut mendapatkan banyak respons kecaman dari warganet sehingga dinilai tidak sopan.

Beberapa akun centang biru juga mengomentari video yang diunggah oleh akun Instagram Eye on Palestine tersebut.

Pemilik bittersweet by Najla @alabisyir adalah salah satu akun centang biru yang mengomentari video tersebut “Ini sudah keterlaluan sih,” tulisnya.

Dilansir dari Instagram Aljazeerah, menurut keterangannya, video tersebut sudah sampai terdengar oleh atasan tentara Israel.

Kemudian mereka melakukan Tindakan bagi para tentara yang melakukan dan penghinaan terhadap lembaga agama dalam video tersebut.

Dijelaskan dalam Aljazeera bahwa tentara yang melanggar kode etik tentara Israel tentang perilaku terhadap lembaga agama akan langsung dikeluarkan.

Dari kegiatan yang telah dilakukan oleh tentara tersebut, sang oknum telah didisiplinkan dan dikeluarkan dari tentara.

Pada saat kejadian tersebut ternyata para tentara IDF Israel sedang melakukan penggerebekan di camp pengungsi Jenin tepi Barat (12/12).

Setidaknya ada 12 warga Palestina yang akhirnya meninggal dalam operasi penggerebekan oleh tentara Israel Tersebut.

Mereka menggunakan drone untuk mencari para pengungsi dari rumah ke rumah yang ada di Jenin, tepi barat Palestina.

Salah satu pengungsi Jenin Tepi Barat Ahmad Ibraheem mengatakan para tentara Israel membawa semua laki-laki di rumahnya.

Kemudian para tentara tersebut memborgol dan membawa para tahanan sampai di titik poin yaitu daerah Salem.

Tidak hanya itu, para tentara Israel saat itu juga memblokade jalanan ke arah rumah sakit dan ambulans.

Hal itu mendapatkan banyak komentar betapa mirisnya para tentara Israel didisiplinkan karena hal itu, bukan karena telah membunuh banyak warga sipil.

Dalam bahasa Indonesia komentar akun @officiallenadunham “oh begini cara mereka mendisiplinkan tentara, bukan karena pembunuhan massal,” tulisnya.

EDITOR: Hanny Suwindari