JawaPos.com – Lautan bawah tanah Europa yang luas, salah satu dari banyaknya bulan milik Jupiter yang mengandung karbon menjadi bahan penting bagi kehidupan yang ditemukan para ilmuwan.
Pengamatan yang dilakukan oleh teleskop luar angkasa James Webb menunjukkan adanya es karbon dioksida di permukaan bulan Jupiter berasal dari lautan asin yang terletak di bawah laposan es stebal 10 mil atau sekitar 16.000 meter.
Temuan ini menambah nilai pandang bahwa lautan Europa bisa menjadi tempat paling menjanjikan di tata surya.
Ini merupakan temuan besar yang menggembirakan kata Dr Christopher Glein ahli geokimia di Southwest Research Institute di Texas.
Dilansir dari The Guardian, Sabtu (23/9), Dr Christopher Glein juga mengatakan pihaknya belum mengetahui apakah benar-benar ada kehidupan di lauran Europa tersebut.
Akan tetapi temuan ini menambah bukti bahwa lautan di Europa dapat menjadi tempat yang baik untuk menampung kehidupan yang masih ada, lingkungan tersebut juga nampak menggiurkan dari segi astrobiologis.
Baca Juga: Asteroid Bennu Berpotensi Jatuh di Bumi, Berikut Penjelasan dari NASA
Lebar sekitar 2000 mil atau 3,2 juta kilometer, Europa terlihat sedikit lebih kecil dari bulan milik bumi.
Makhluk hidup harus menghadapi beberapa kesulitan ekstrem, termasuk suhu permukaan yang melebihi minus 140 derajat celsius dan radiasu yang masuk dari Jupiter.
Lautan Europa yang memiliki kedalaman 64-150 kilometer telah menjadikan bulan sebagai pesaing utama pencarian kehidupan.
Potensi habitat laut dalam bergantung pada kandungan kimianya termasuk banyaknya unsur biologis penting seperti karbon.
Penelitian sebelumnya telah mengidentifikasi keberadaan es CO2 padat di permukaan Europa namun belum jelas apakah es tersebut berasal dari muntahan lautan di bawah permukaan atau berada di bawah permukaan bulan melalui tumbukan meteorit.
Pengamatan terbaru yang dilakukan menggunakan observasi inframerah memetakan distribusi CO2 di permukaan Europa.
Baca Juga: NASA Memprediksi Kemungkinan Asteroid Besar akan Menabrak Bumi dalam 159 Tahun Lagi
Pada gambar yang didapat permukaannya didominasi oleh retakan glasial dan punggungan es terbentuk karena balok-balok es yang dipaksa ke permukaan melalui proses geologis.
Temuan ini penting bagi kehidupan karena makhluk hidup memelukan karbon dioksida dan adanya indikasi bahwa lautan Europa memiliki CO2 menjadi pertanda baik bagi kelayakhunian dan potensi kehidupan lautan tersebut.
***