JawaPos.com – Kebakaran di gedung lima lantai di pusat kota Johannesburg, Afrika Selatan pada Kamis (31/8) pagi menewaskan 73 orang dan 50 orang mengalami luka-luka.
Kebakaran yang terjadi di kota terbesar di Afrika Selatan tersebut terjadi pada pukul 01.30 dini hari waktu setempat. Pada pukul 8 pagi sebagian besar api sudah berhasil dipadamkan, namun asap masih mengepul keluar dari jendela gedung.
Dilansir dari FOX News, Kamis (31/8), petugas pemadam kebakaran tiba dilokasi untuk melakukan evakuasi orang-orang yang masih terjebak dalam gedung. Juru bicara Manajemen Layanan Darurat, Robert Mulaudzi mengatakan operasi pencarian dan pemulihan sedang dilakukan dalam gedung.
Dilaporkan 73 jenazah termasuk satu orang anak berusia setahun telah dikeluarkan dari gedung. Tercatat 52 orang yang mengalami luka-luka sedang dalam perawatan di rumah sakit terdekat. Otoritas setempat juga telah memberikan bantuan untuk keluarga yang terdampak kebakaran.
Mauladzi mengatakan bangunan yang terbakar tersebut telah diambil alih oleh para tunawisma yang mencari tempat tinggal tanpa perjanjian sewa yang sah, sehingga sulit untuk melakukan pencarian identitas korban.
“Ini adalah tragedi bagi Johannesburg. Selama 20 tahun mengabdi, saya belum pernah menemukan hal seperti ini,” kata Mulaudzi.
Otoritas setempat mengatakan 141 keluarga menjadi korban kebakaran tersebut. Jumlah pasti orang yang berada di dalam gedung ketika kebakaran terjadi belum dapat dipastikan oleh otoritas setempat.
Seorang warga setempat mengatakan setidaknya 200 orang tinggal dalam gedung tersebut. Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pemerintah terkait dan ada indikasi penghuni liar atau tunawisma yang tinggal di gedung tersebut menyalakan api untuk mengahangatkan badan.